
Sumbawa, SelarasNews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melaksanakan Pelatihan sekaligus Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Rhee Loka, Kecamatan Rhee Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat pada Kamis, (18/9). Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST. mengatakan pembentukan Destana bertujuan untuk mewujudkan masyarakat desa yang tangguh dalam menghadapi ancaman bencana. “Melalui pelatihan ini, masyarakat dilatih agar mampu berkoordinasi, merencanakan langkah mitigasi secara terarah, serta menyinergikan program desa dengan berbagai sektor dan lembaga terkait” sambungnya.

Adapun Dasar hukum pembentukan Destana merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Peraturan Kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana.
“Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Dengan adanya Destana, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi, menghadapi ancaman, hingga memulihkan diri dari dampak bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap tahun hanya dua desa yang ditetapkan menjadi Desa Tangguh Bencana, menyesuaikan dengan anggaran daerah. “InsyaAllah ke depannya jumlah desa yang masuk program ini akan terus bertambah,” pungkasnya. (SN/01)