Sumbawa, SelarasNews.id – Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa berhasil menjinakkan api yang melalap satu unit rumah batu milik Panti Asuhan Al-Mizan di Dusun Kembang Kuning, Desa Lopok, Kecamatan Lopok, pada Senin (22/09) pagi.
Berkat kesigapan berbagai pihak, seluruh penghuni yang terdiri dari anak-anak dan lansia berhasil diselamatkan tanpa ada korban jiwa. Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh arus pendek (korsleting) pada colokan (cok) televisi. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp. 200.000.000, yang mencakup satu unit rumah batu dan seluruh isi di dalamnya yang hangus terbakar 100 persen.

Kronologi kejadian bermula pada pukul 08.50 WITA, saat Mako Damkartan menerima laporan telepon dari masyarakat mengenai kobaran api di lokasi panti. Regu 1 Damkartan dan tim penyelamat segera bergerak menuju lokasi. Pasukan pemadam tiba di lokasi yang berada di gang sempit dan dekat pemukiman padat penduduk pada pukul 09.17 WITA. Mereka langsung melakukan upaya pemadaman. Api yang diduga berasal dari korsleting telah membakar dengan cepat, melalap 6 kamar dan seluruh materiil di dalam bangunan.
Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos, M.Si, menjelaskan bahwa situasi saat tim tiba cukup genting. “Api sudah membesar dan membakar satu unit rumah batu. Titik api berada di lokasi yang cukup sulit dijangkau, namun tim kita langsung bekerja cepat dengan dua unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) untuk mencegah api meluas ke rumah warga sekitarnya,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Operasi pemadaman melibatkan unsur gabungan dari Kabid Ops Damkartan, Kasi Ops Damkartan, Provos Damkartan, Danton Satgas 1 Mako, Anggota Satgas 1 Mako dan Penyelamatan. “Mereka juga dibantu oleh Sekcam Lopok, Kades Lopok, Koramil Lape, Anggota Polsek Lape, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu mendukung proses pemadaman” sambungnya.
Ia mengungkapkan berkat koordinasi dan kerja keras semua pihak, pada pukul 10.10 WITA api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh anak asuh dan pengurus yang sebagian merupakan lansia berhasil dievakuasi dengan selamat. Ini berkat kewaspadaan dan bantuan masyarakat sekitar serta kinerja tim di lapangan” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan kerugian dan penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. Pemerintah setempat juga telah turun tangan untuk memberikan bantuan pertama kepada para korban. (SN/01)

