BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kelurahan Pekat

BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kelurahan Pekat

Sumbawa, SelarasNews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ama Mahrudin, warga Kampung Cemes, Kelurahan Pekat, yang menjadi korban kebakaran pada Jumat, (3/10) malam.

Baca juga : Si Jago Merah Hanguskan Satu Unit Rumah dan Kios di Sumbawa 

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah baru dan satu bangunan kos, yang dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK). Api yang cepat membesar membuat petugas Damkar Kabupaten Sumbawa sempat mengalami kesulitan dalam proses pemadaman, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk. Akibatnya, satu rumah terbakar habis 100 persen, satu bangunan kos rusak berat, dan dua rumah lainnya terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Sabtu, (4/10) pagi oleh Kasi Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sagenta, S.H., disaksikan langsung oleh Lurah Pekat. Bantuan yang diberikan antara lain terdiri dari 15 buah matras, 5 buah selimut, 3 dus mie instan, 3 kantong beras (masing-masing 5 kg), 3 liter minyak goreng, 2 kg gula pasir, 10 kotak masker BNPB, dan 2 lembar terpal.

Baca juga : BPBD Sumbawa Gerak Cepat Beri Bantuan Kebakaran Panti Asuhan Yayasan Al Mizan

“Bantuan ini bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa dan BNPB pusat. Ini sudah menjadi kewajiban kami di BPBD untuk memberikan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami cobaan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, S.T., melalui Kasi Logistik, Muhammad Sagenta, S.H.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di wilayah padat penduduk, dengan memastikan instalasi listrik dan penggunaan kompor dalam kondisi aman. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *