Sumbawa, SelarasNews.id – Untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan, Bupati Sumbawa meminta seluruh SPPG yang ada memenuhi standar operasional.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan telah menerima Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi segala standar operasional yang ada.
Baca juga : Cegah Narkoba, PKK dan BNN Sumbawa Teken MOU Lindungi Generasi Muda
Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, yang ditemui media ini belum lama ini mengatakan Surat itu, mewajibkan SPPG yang telah maupun yang akan beroperasi untuk memenuhi empat standar yang sudah ditetapkan.
“Adapun empat standar yang harus dipenuhi oleh SPPG yakni Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) dari Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan, sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), sertifikasi halal dan rekognisi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)” ungkapnya.
Baca juga : Dukung PAUD HI, Bupati Sumbawa Dorong Gerakan Bersama Untuk Masa Depan Anak
Standar-standar ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kebersihan dan kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
“Untuk menerbitkan sertifikat SPPG harus memenuhi standart yang ditetapkan yakni Pengelola harus memenuhi standar pengolahan makanan, uji Laboratorium terkait alat hingga air, termasuk sertifikat pekerja” jelasnya.
Baca juga : Lahir dari Pramuka, H. M. Berlian Rayes Ajak Peserta Jambore Tanamkan Kebaikan
Ia mengungkapkan saat ini pihaknya sedang mengupayakan BGN untuk segera melatih pekerja dengan narasumbernya dari dinas Kesehatan maupun BPOM.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa melalui puskesmas yang ada melakukan inspeksi Kesehatan lingkungan, menggunakan instrument yang digunakan untuk memenuhi standart di SPPG atau dapur untuk melaksanakan pengolahan makanan. “Ketika standart ini sudah terpenuhi sertifikatnya dapat dikeluarkan sertifikat” tambahnya.
Baca juga : Kunker di Desa Labangkar, Bupati Sumbawa Janji Perbaiki Jalan Rusak dan Lestarikan Lingkungan
Sebelumnya di Kabupaten Sumbawa ada dua SPPG yang mengalami kejadian luar biasa dan telah dihentikan operasional sementara hingga memenuhi segala standar yang diperlukan.
“Guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik saya selalu pantau SPPG hingga siswa sebagai penerima manfaat saat mengonsumsi MBG” tutupnya. (SN/01)

