Sumbawa, Selaras news.id – Saat ini di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum merata di semua wilayah dan baru terdapat 10 SPPG yang beroperasi.
10 SPPG itu, melayani 33.291 penerima manfaat sementara total pemerima manfaat di wilayah ini sebanyak 219.191 orang. Karena itu, Pemerintah Daerah mengajukan tambahan sebanyak 68 SPPG.
Baca juga : Dinilai Tingkatkan Konsentrasi Siswa, SD Negeri Raberas Berharap Ada Tambahan SPPG
Data penerima manfaat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumbawa sebanyak 219.191 orang, data ini termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, anak kurang gizi dan balita.
“Saat ini di Sumbawa yang beroperasi sekitar 10 SPPG dan melayani 33.291 orang. Sementara 185.900 orang belum terlayani MBG karena kurangnya SPPG,” ungkap Kepala Bappeda Sumbawa melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi, saat ditemui media ini di ruang kerjanya belum lama ini.
Baca juga : Bupati Sumbawa Minta SPPG Penuhi Segala Standar Operasional
Ia mengatakan saat ini pihaknya sudah mengajukan sebanyak 68 SPPG untuk melayani 185.900 orang yang belum terlayani.
“68 SPPG ini terbagi dalam 3 bagian yakni sebanyak 6 SPPG yang diajukan melalui APBN/ kemudian 30 SPPG untuk daerah terpencil dan 32 SPPG yang diajukan secara mandiri oleh masyarakat melalui pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia mengatakan ini sudah diajukan dan sedang menunggu keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) berapa yang disetujui untuk Kabupaten Sumbawa.
Baca juga : Bappeda Sumbawa Dorong Komoditas Lokal Pasok Program MBG
“Pembangunan SPPG ini bisa dilakukan mitra BGN seperti yayasan, perusahaan atau investor, kemudian BGN akan menyewa selama empat tahun ke depan. Kemudian pengelola dapurnya bukan dari mitra yang membangun tapi bisa dari masyarakat setempat,” terangnya.
Selain itu, pembangunan SPPG di daerah terpencil untuk memastikan penerima manfaat MBG seperti para siswa, balita, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pelayanan program MBG dengan Target sasaran sekitar 1.000 penerima manfaat untuk masing-masing lokasi daerah terpencil yang diajukan.
Baca juga : Tekan Angka Stunting, TPPS Gelar Rapat Monitoring Triwulan I
“Kami targetkan 68 SPPG yang terbentuk ini mampu melayani 185.900 penerima manfaat sehingga seluruh penerima manfaat sebanyak 219.191 dapat terlayani oleh 78 SPPG yang ada,” ujarnya.
Rusmayadi menekankan Sebelum beroperasi Semua SPPG harus memenuhi segala prosedur dan standar yang ada. (SN/01)

