Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan terhadap masyarakat. Salah satunya dengan Program SILAMO dan Jango Desa yang mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Terobosan yang dihadirkan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa dalam mendekatkan pelayanan Adminitrasi kepada masyarakat adalah SILAMO yakni Sistem Informasi Layanan Adminduk Online dan Jango Desa.
Baca juga : Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97, Bupati Sumbawa Ajak Pemuda Wujudkan Indonesia Lebih Maju
“Program ini memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran hingga perpindahan penduduk secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (29/10).
Ia mengatakan SILAMO bertujuan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses administrasi kependudukan.
“Saat ini sudah ada 128 desa dan kelurahan yang menandatangani kerjasama terkait program ini dari total 165 desa dan kelurahan yang ada,” ungkapnya.
Baca juga : Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Sumbawa Grow Up Lakukan Transplantasi Terumbu Karang
Ditambahkannya dengan adanya SILAMO ini pelayanan menjadi lebih ringan dan mudah diakses oleh masyarakat tanpa harus antre di kantor Dukcapil.
“Melalui SILAMO, masyarakat cukup mengajukan permohonan dokumen secara online dengan bantuan operator desa atau kelurahan,” sambungnya.
Pada program ini dokumen yang diperlukan diunggah melalui aplikasi, kemudian diproses secara digital oleh petugas Dukcapil. Setelah persyaratan terpenuhi, dokumen dapat dicetak dan dikirim langsung ke pemerintah desa atau kelurahan sehingga warga tidak perlu lagi ke kantor Dukcapil.
Baca juga : 816 Bayi Baru Lahir Penerima JKN di Sumbawa Terancam Dinonaktifkan
“Dengan sistem ini, proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu lama kini bisa dipersingkat. Karena SILAMO telah menjangkau berbagai pelosok Kabupaten Sumbawa untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan kependudukan secara lebih cepat dan efisien,” jelasnya.
Jaya Kusuma mengungkapkan meskipun membawa banyak manfaat, implementasi SILAMO masih menghadapi beberapa kendala, terutama keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah pedesaan seperti beberapa daerah di dataran tinggi maupun pesisir.
Baca juga : Quick Wins Jadi Langkah Strategis Turunkan Stunting di Kabupaten Sumbawa
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan layanan, Pihaknya juga aktif memberikan pendampingan kepada desa-desa yang mengalami kendala teknis dalam penggunaan SILAMO.
“Keberhasilan SILAMO tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, petugas Dukcapil dan masyarakat dengan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa dapat menikmati layanan administrasi yang lebih mudah, cepat dan efisien melalui SILAMO,” tutupnya. (SN/01)

