Sumbawa, SelarasNews.id – Pencapaian pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Unit II Sumbawa melebihi target yakni mencapai 105 persen dari target 9.000 orang. Capaian ini merupakan capaian tertinggi di Kabupaten Sumbawa, karena gencar melakasanakan sosialisasi dan jemput bola.
Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, Program PKG mencatat antusiasme tinggi dari masyarakat Kabupaten Sumbawa terutama di wilayah kerja Puskesmas Unit Sumbawa.
Baca juga : Realisasi MBG Baru Mencapai 16,8 Persen, Pemda Sumbawa Ajukan Penambahan Puluhan SPPG
Program yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan ini merupakan salah satu bagian dari program unggulan Presiden Prabowo dan menyasar seluruh lapisan masyarakat indonesia.

Kepala Puskesmas Unit II Sumbawa, Yunifan Aprilana, yang ditemui media ini di rumah kerjanya pada Sabtu, (01/11) mengatakan hingga saat ini di wilayah kerjanya tercatat sebanyak 10 ribu lebih orang telah hadir dan dilayani melalui program ini yang tersebar di 3 kelurahan yakni Kelurahan Brang Biji, Lempeh dan Kelurahan Uma Sima.
“Capaian ini menjadi tinggi karena sosialisasi yang kami laksanakan secara masif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang ada. Selain itu, pelayanan tidak hanya kami lakukan di dalam gedung atau puskesmas saja melainkan di setiap kelurahan maupun sekolah juga dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan menjemput bola,” ungkapnya.
Baca juga : Upaya Sinkronisasi Program dan Sosialisasi Hasil Rakernas PKK ke-X
Program PKG ini merupakan upaya pemerintah dalam memberikan layanan pemeriksaan awal atau skrining. Jika ditemukan gejala penyakit tertentu, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan darah lengkap.
“Program ini manfaatnya sangat besar bagi masyarakat, sebab jika penyakit terdeteksi sejak dini, maka penanganan bisa segera dilakukan untuk mencegah komplikasi begitu juga dengan masyarakat yang sehat bisa mempertahankan gaya hidup sehat,” jelasnya.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pihaknya akan terus mengintensifkan sosialisasi. Petugas puskesmas juga diminta menyampaikan informasi tentang PKG dalam setiap kegiatan desa.
“Adapun pemeriksaan yang dilakukan pada program ini seperti pemeriksaan tekanan darah, pemantauan risiko kardiovaskular (terkait jantung dan pembuluh darah), pemeriksaan fungsi paru, deteksi dini kanker payudara, deteksi dini kanker leher rahim, deteksi dini kanker paru, deteksi dini kanker usus, pemeriksaan fibrosis, sirosis hati, termasuk pemeriksaan telinga hingga gigi dan lainnya,” tutupnya. (SN/01)

