Bima, SelarasNews.id – Koperasi Merah Putih Desa Waworada Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima terus didorong menjadi salah satu ujung tombak dalam memperkuat perekonomian lokal dan menekan angka kemiskinan ekstrem di Desa Waworada melalui pendekatan komunitas dan bantuan modal usaha.
Langkah yang dilakukan Koperasi Merah Putih Desa Waworada ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam menciptakan sistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang masih rendah.
Baca juga : Sejahterakan Petani, Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Subsidi Sebesar 20 persen
Ketua Koperasi Merah Putih Desa Waworada, Aryanto, yang ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (10/11) mengatakan melalui pendekatan berbasis komunitas di berbagai sektor usaha kecil dan menengah akan difasilitasi oleh Koperasi Merah Putih seperti beragam bantuan akses modal, pelatihan usaha, hingga pendampingan bisnis akan diberikan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Program-program yang kami jalankan ini pun dirancang agar sesuai dengan kebutuhan Desa Waworada yang memiliki potensi pertanian sekitar 400 hektare lebih, tambak udang sekitar 112 hektare dan garis pantai sepanjang 1,5 kilo meter yang berpotensi untuk budidaya Rumput Laut serta potensi ternak seperti sapi, kerbau, kuda, kambing hingga unggas,” tambahnya.
Koperasi Merah Putih ini menjadi instrumen penguatan ekonomi rakyat di itu, terutama Petani, Nelayan maupun peternak.
Baca juga : Bantu Petani Manfaatkan Keberadaan Program MBG, Pemda Sumbawa Tingkatkan Kapasitas Petani
“Kehadiran koperasi ini dapat menurunkan angka keluarga prasejahtera karena masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap, kini dapat memiliki usaha mandiri berkat modal yang disalurkan koperasi,” jelasnya.
Aryanto mengungkapkan masyarakat desa kerap berada pada posisi yang kurang menguntungkan, baik dari sisi akses ekonomi, kesehatan, pendidikan maupun infrastruktur. “Dengan adanya program Koperasi Merah Putih dapat menjembatani ketimpangan tersebut secara konkret,” tutupnya.

Sementara itu, di waktu yang sama Kepala Desa Waworada, Dahlan M Said, mengatakan koperasi ini adalah bentuk konkret dari semangat gotong royong ekonomi yang telah lama menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
“Meski ekonomi nasional mengalami tekanan karena faktor global maupun tantangan internal, struktur ekonomi berbasis komunitas justru terbukti lebih tahan banting dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Baca juga : Pastikan Kelancaran Upacara Melasti, Polsek Labuhan Badas Laksanakan Pengamanan
Dukungan penuh telah diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah terhadap Koperasi Merah Putih sebagai bentuk keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan.
“Dengan dukungan bersama dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, Koperasi Merah Putih Desa Waworada ini kami harapkan terus berkembang menjadi motor penggerak perekonomian rakyat dan solusi nyata dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem,” pungkasnya. (SN/01)

