Akibat Hujan Deras Jalan Provinsi di Sumbawa Tergerus Hingga Putus

Akibat Hujan Deras Jalan Provinsi di Sumbawa Tergerus Hingga Putus

Sumbawa, SelarasNews.id – Akibat hujan deras beberapa hari ini, jalan lintas Ulu Aer  menuju Prajak tergerus hingga Putus akibat derasnya air dari gunung. Selain itu, jalan itu juga tertimbun lumpur sepanjang 300 meter dengan ketinggian sedimentasi lebih dari 50 centimeter.

Dua ruas jalan negara Moyo Ulu Aer, yang terletak di Desa Batu Bangka menuju Dusun Prajak, Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat tergerus bahkan satu ruas jalan terputus. Selain itu, satu ruas jalan juga tertimbun longsor berupa material lumpur dan batu dari gunung.

Baca juga : Sulit Diakses Masyarakat, PKM Batu Lanteh Laksanakan Program PKG di Setiap Desa

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ahmadi, yang didampingi Kalak BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, disela aktivitasnya meninjau lokasi jalan itu, pada Rabu, (12/11) mengatakan situasi ini menyulitkan akses bagi pengguna jalan dan memerlukan penanganan segera untuk memastikan keamanan dan kelayakan jalan.

“Keadaan bukit yang sudah gundul di sekitar area itu, membuat air saat hujan membawa material lumpur dan batu karena tidak memiliki penahan sehingga mengalir dan menutupi ruas jalan, bahkan dari derasnya air membuat jalan tergerus hingga putus,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah desa setempat, khususnya Desa Batu Bangka dan Dusun Prajak untuk menangani masalah ini agar dapat dilalui selama musim hujan.

Baca juga : Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan di Sekongkang Rusak dan Pengendara Diminta Waspada

Selain itu, Koordinasi juga dilakukan dengan UPTD Balai Pemeliharaan Jalan Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Barat serta Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa.

“Selain sedimentasi sepanjang 300 meter, ada 60 meter badan jalan tergerus dan beberapa meter jalan putus serta tergerus belasan meter dengan kedalaman sekitar 3 meter,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Prajak Desa Batu Bangka, Ibrahim, mengatakan banyaknya timbunan lumpur dan bebatuan serta jalan tergerus bahkan hingga putus membuat jalan ini tidak bisa diakses terutama dengan kendaraan roda empat maupun roda dua.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur NTB, melalui BPBD dan Balai jalan sangat cepat merespon kejadian ini,” ungkapnya.

Baca juga : Iqbal-Dinda Masih Jalankan APBD Warisan Pemerintah Sebelumnya dan Tahun ini Belum Bisa Optimal 

Untuk menuju ke Sumbawa terkadang warga harus memutar arah dan melewati jalan Samota di Moyo Utara.

Adapun langkah-langkah penanganan yang akan dilakukan berupa pembersihan material lumpur dan batu, perbaikan jalan putus maupun tergerus untuk sementara agar akses jalan kembali normal dan aman bagi pengguna perlu dilakukan secepatnya. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *