Warga Binaan Semakin Produktif, Lapas Sumbawa Besar Gelar Pelatihan Budidaya Perikanan

Warga Binaan Semakin Produktif, Lapas Sumbawa Besar Gelar Pelatihan Budidaya Perikanan

Sumbawa, SelarasNews.id – Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu fokus utama dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar Kanwil Ditjenpas NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan.

Kali ini, Lapas Sumbawa Besar menggandeng Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sumbawa untuk melaksanakan pelatihan budidaya perikanan air tawar. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan produktif kepada warga binaan agar siap berkontribusi dalam sektor pangan setelah bebas nanti.

Baca juga : Gerebek Kampung Rawan Narkoba di KSB, Tim Gabungan Amankan 8 Terduga Pelaku

Kalapas Kelas IIA Sumbawa Besar, Purniawal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Akselerasi Pembinaan Produktif yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Drs. Agus Andrianto.

“Melalui program ini, seluruh lapas di Indonesia didorong untuk mengembangkan unit-unit kegiatan kerja berbasis keterampilan dan wirausaha, salah satunya melalui sektor perikanan dan kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali kemampuan nyata yang bisa mendukung kehidupan mereka dan masyarakat di luar nanti,” tambahnya.

Pelatihan yang diikuti oleh puluhan warga binaan ini meliputi teori dasar budidaya ikan air tawar, pengelolaan pakan, perawatan kolam, hingga teknik panen yang efisien dan ramah lingkungan. Narasumber berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa memberikan bimbingan langsung baik secara teori maupun praktek di lapangan, salah satunya tentang pengenalan bibit ikan unggul. Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memahami teknis budidaya, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Baca juga : FPRB Sumbawa dan NTB Kaji Kerentanan Pulau Moyo dan Medang

Selain meningkatkan keterampilan warga binaan, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata Lapas Sumbawa Besar dalam mendukung kemandirian pangan di daerah. Hasil dari program budidaya ini ke depan akan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan internal Lapas dan berpotensi dikembangkan sebagai unit produksi yang dapat menopang ketahanan pangan lokal. Dengan demikian, Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui sinergi antara Lapas Sumbawa Besar dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, diharapkan semangat Transformasi Pemasyarakatan yang Produktif dan Berkelanjutan terus tumbuh. Program ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas. Dengan langkah konkret ini, warga binaan diharapkan dapat menjadi warga negara yang aktif dalam pembangunan bangsa. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *