Sumbawa, SelarasNews.id – Akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat, (14/11) sekitar pukul 15.30 WITA mengakibatkan satu unit rumah warga di Bukit Tinggi RT 005/ RW 004 Kelurahan Pekat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) rusak parah diterjang tanah longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian korban belum diketahui.
Baca juga : Dua Rumah Warga Di Bukit Tinggi Sumbawa Diterjang Tanah Longsor
“Kejadian itu, terjadi secara bersamaan dengan curah hujan yang sangat tinggi di wilayah itu, sehingga membuat talut dari semen roboh dan menimpah satu unit rumah milik warga yang bernama Saharuddin. Selain itu, dua unit rumah warga lainnya yakni Suratmin dan Saruji yang berada di atas rumah yang tertimpa talut itu, terancam ambruk, ketika talut tersebut tidak diperbaiki karena tanah semakin terkikis,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Rusdianto, saat meninjau lokasi kejadian pada Jumat, (14/11).

Ia mengatakan setelah menerima laporan kejadian dari masyarakat setempat, Pihaknya langsung terjun ke lapangan melihat langsung kondisi yang terjadi.
Dijelaskan bahwa lokasi rumah korban berada tepat di bawah talut yang menjadi penyebab utama longsor.
“Rumah dalam kondisi rusak berat karena bagian tembok samping roboh. Saat kejadian, hanya cucu dari pemilik rumah sedang berada di dalam rumah,” sambungnya.
Baca juga : Rumah Warga di Sumbawa Rusak Parah Diterjang Longsor
Untuk sementara keluarga korban mengungsi ke rumah kerabatnya karena kerusakannya cukup parah dan dikhawatirkan ada longsor susulan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan kerugian akibat peristiwa ini masih kami lakukan asesmen,” terangnya.
Atas kejadian ini Pihak BPBD Kabupaten Sumbawa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan angin kencang, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar tebing, lereng, atau bekas galian. (SN/01)

