Sumbawa, SelarasNews.id – Pulau sumbawa saat ini sudah memasuki musim hujan. Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, tanah longsor, bahkan gelombang tinggi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta seluruh masyarakat Pulau Sumbawa mewaspadai kemungkinan terjadi bencana hidrometeorologi saat musim hujan untuk menghindari jatuh korban.
Baca juga : 85 Jiwa Dari 14 KK Terdampak Banjir di Sepayung Sumbawa
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi NTB, Ahmadi yang didampingi Kalak BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat saat meninjau jalan putus di Kabupaten Sumbawa belum lama ini, mengatakan pada awal musim penghujan seperti ini berpotensi terjadi bencana alam, seperti angin kencang, puting beliung, gelombang tinggi, tanah longsor bahkan hingga banjir.
“Seperti halnya di Kabupaten Bima dan Dompu susah terjadi bencana banjir diawal musim hujan, begitu juga dengan Kabupaten Sumbawa selain banjir terjadi longsor,” jelasnya.
Baca juga : Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan di Sekongkang Rusak dan Pengendara Diminta Waspada
Ia mengungkapkan pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait seperti pemerintah kabupaten hingga desa melakukan pemetaan dan pendataan wilayah rawan bencana.
“Kami sudah mendata ada sekitar puluhan titik rawan bencana yang tersebar di setiap kabupaten dan kota di Pulau Sumbawa yang potensial untuk terjadi bencana seperti banjir rob, angin kencang, puting beliung bahkan banjir.
Baca juga : FPRB Sumbawa dan NTB Kaji Kerentanan Pulau Moyo dan Medang
“Potensi bencana lain seperti abrasi dan bencana lain yang terjadi tidak luput dari perhatian,” sambungnya.
Ia mengatakan saat ini intensitas hujan masih termasuk kategori ringan, namun potensi-potensi terjadi bencana dan harus tetap diwaspadai. Terutama yang berada di wilayah pesisir selalu waspada dan siaga pada saat musim hujan seperti saat ini.
“Kepada para nelayan dan warga yang biasa beraktivitas di laut kami harapkan meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kondisi cuaca di sekitar dan memantau prakiraan cuaca yang diterbitkan BMKG,” tegasnya.
Baca juga : Tanah Longsor Kembali Terjadi Di Bukit Tinggi Sumbawa, Satu Unit Rumah Rusak Parah
Hal ini, penting dilakukan warga sebelum memutuskan berangkat melaut guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja.
Ahmadi berharap masyarakat melengkapi diri dengan berbagai kelengkapan keselamatan, selain itu pihaknya menyiagakan TRC PB di setiap kecamatan yang siap siaga selama 24 jam. (SN/01)

