Pastikan MBG Merata, 32 SPPG Wilayah 3T di Sumbawa Mulai Dibangun Tahun Ini

Pastikan MBG Merata, 32 SPPG Wilayah 3T di Sumbawa Mulai Dibangun Tahun Ini

Sumbawa, SelarasNews.id – Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini belum merata di semua wilayah dan baru ada 10 SPPG yang beroperasi.

Data penerima manfaat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah ini sebanyak 219.191 orang, data ini termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, anak kurang gizi dan balita.

Baca juga : Upaya Pemerataan Program MBG, Sumbawa Dapat tambahan 32 SPPG wilayah 3T

Sebagai upaya pemerataan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat Program MBG di Kabupaten Sumbawa sebanyak 32 SPPG wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) akan mulai dibangun tahun ini dan SPPG ini tersebar di 16 kecamatan dan disesuaikan dengan jarak tempuh.

“Saat ini di daerah kami beroperasi sekitar 10 SPPG yang beroperasi dan melayani 33.291 orang. Sementara 185.900 orang termasuk dari wilayah 3T belum terlayani MBG karena kurangnya SPPG,” ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi, saat ditemui media ini pada Selasa, (18/11).

Baca juga : Dirasa Bermanfaat Bagi Siswa, Pemda Sumbawa Bantu SPPG Penuhi Standar Kesehatan

Ia mengatakan untuk pemerataan layanan program mbg kabupaten sumbawa mendapatkan 32 SPPG dan mulai dibangun tahun ini.

“SPPG ini akan mulai dibangun dan direncanakan mulai beroperasi Januari 2026 mendatang,” terangnya.

32 SPPG ini tersebar di 16 kecamatan di kabupaten sumbawa yang masuk dalam kategori 3T.

Baca juga : Realisasi MBG Baru Mencapai 16,8 Persen, Pemda Sumbawa Ajukan Penambahan Puluhan SPPG

“16 kecamatan itu diantaranya Kecamatan Lunyuk, Alas, Batu Lanteh, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Lape, Plampang, Labuhan Badas, Labangka, Unter Iwes, Moyo Utara, Tarano, Maronge, Orong Telu, Lenangguar dan Kecamatan Ropang,” jelasnya.

32 SPPG wilayah 3T untuk melayani sekitar 10.939 penerima manfaat yang ada di 16 kecamatan itu.

Baca juga : 80 Persen Kebutuhan Sayur SPPG di Sumbawa Masih Didatangkan Dari Luar Daerah

“Pembangunan sppg di daerah terpencil ini untuk memastikan penerima manfaat MBG seperti para siswa, balita, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pelayanan Program MBG,” ujarnya.

Dengan target sasaran sekitar 1.000 penerima manfaat untuk masing-masing lokasi daerah terpencil yang diajukan.

Rusmayadi menekankan sebelum beroperasi semua SPPG harus memenuhi segala prosedur dan standar yang ada. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *