Sumbawa, SelarasNews.id – Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu fokus utama dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan.
Sebagai komitmen mewujudkan Ketahanan Pangan dan keberagaman pangan di Kabupaten Sumbawa, Lapas Kelas IIA Sumbawa mulai kembangkan budidaya ikan air tawar. Tahap pertama ini sebanyak 3.000 ekor bibit lele di dua kolam dibudidayakan.
Baca juga : Dukung Program MBG Lapas Sumbawa Perluas Tanaman Sayuran
Dalam hal ini Lapas Sumbawa Besar menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa untuk melaksanakan pelatihan dan bimbingan budidaya perikanan air tawar.

Kepala Wilayah Dirjen Kemasyarakatan Nusa Tenggara Barat, Anak Agung Gede Krisna, saat mengunjungi Lapas Sumbawa belum lama ini mengatakan Kegiatan ini memberikan bekal keterampilan produktif kepada warga binaan agar siap berkontribusi dalam sektor pangan setelah bebas nanti.
“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Program Akselerasi Pembinaan Produktif yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto,” ungkapnya.
Baca juga : Sukseskan Program PKG di Hari Jadi Kemenipas, Lapas Sumbawa Laksanakan Bakti Sosial
Selain meningkatkan keterampilan warga binaan, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata Lapas Sumbawa dalam mendukung kemandirian pangan di daerah.
“Hasil dari program budidaya ini ke depan akan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan internal Lapas dan berpotensi dikembangkan sebagai unit produksi yang dapat menopang ketahanan pangan lokal,” jelasnya.

Sehingga Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Melalui program ini, seluruh lapas di Indonesia didorong untuk mengembangkan unit-unit kegiatan kerja berbasis keterampilan dan wirausaha, salah satunya melalui sektor perikanan,” terangnya.
Ia berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali kemampuan nyata yang bisa mendukung kehidupan mereka dan masyarakat di luar nanti.
Kegiatan budidaya ikan air tawar ini diikuti puluhan warga binaan yang dibagi menjadi dua kelompok//

Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Naeli Zakiyah, mengatakan selain budidaya ikan air tawar, warga binaan yang ada diajari pengelolaan pakan, perawatan kolam, hingga teknik panen yang efisien dan ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan ini para peserta tidak hanya memahami teknis budidaya, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem perairan,” tambahnya.
Baca juga : Warga Binaan Semakin Produktif, Lapas Sumbawa Besar Gelar Pelatihan Budidaya Perikanan
Melalui sinergi antara Lapas Sumbawa Besar dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, diharapkan semangat Transformasi Pemasyarakatan yang Produktif dan Berkelanjutan terus tumbuh.
“Program ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing dan berintegritas,” tutupnya. (SN/01)

