Jawaban Bupati Sumbawa Terhadap Pandangan Fraksi DPRD Sumbawa Terkait Raperda APBD 2026

Jawaban Bupati Sumbawa Terhadap Pandangan Fraksi DPRD Sumbawa Terkait Raperda APBD 2026

Sumbawa, SelarasNews.id – Wakil Bupati Sumbawa, Dr. H. Mohamad Ansori, hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Tanggapan dan/atau Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026, di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu, (22/11).

Hadir juga Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, OPD terkait, serta para Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa.

Baca juga : Exit Meeting Pemeriksaan Kepatuhan BPK RI Dorong Optimalisasi Pendapatan Pemda Sumbawa

Menjawab pandang umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa, Wabup menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan optimalisasi PAD baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi dalam rangka menggali potensi PAD khususnya pajak daerah dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan.

“Pemda mengupayakan target PAD yang realistis. Kedepannya akan diupayakan inovasi pengelolaan pendapatan daerah yang berbasis digital. Hal ini untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan Pemda berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas UMKM, koperasi, pelaku usaha pertanian, peternakan dan perikanan. Pemerintah daerah juga akan terus memastikan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan sesuai kebutuhan setiap satuan Pendidikan.

Baca juga : Pastikan Ketersediaan Air Bersih Untuk Masyarakat, Wakil Bupati Sumbawa Resmikan DAK Air Bersih Desa Kelungkung

“Kami juga akan melakukan peningkatan aksesibilitas melalui pembangunan jalan di berbagai ruas jalan strategis. Ini dikarenakan konektivitas daerah yang merupakan salah satu indikator pembangunan daerah,” jelasnya.

Masalah sampah, Wabup Ansori mengungkapkan, membutuhkan penanganan yang lebih serius. “Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan pengelolaan sampah yang aman dan terkendali dengan mengutamakan upaya pengurangan sampah melalui fasilitas TPS 3R dan program bank sampah sehingga memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *