Tunjukkan Pesona Budaya Lokal, IISWARA Sumbawa Gelar Lomba Fashion Show Dengan Tema “Lestari Wastra Samawa”

Tunjukkan Pesona Budaya Lokal, IISWARA Sumbawa Gelar Lomba Fashion Show Dengan Tema “Lestari Wastra Samawa”

Sumbawa, SelarasNews.id – Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, sekaligus ketua Panitia Peringatan Hari Ibu (PHI) ke- 97 Kabupaten Sumbawa membuka acara Lomba Fashion Show dalam rangka PHI Ke-97.

Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari DWP, GOW, PKK, dan OPD, di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa, Minggu (23/11).

Baca juga : Wisuda Perdana STAIS, Wakil Bupati Sumbawa Ajak Lulusan Terus Belajar dan Berintegritas

Hadir juga Ketua Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, sejumlah ibu-ibu PKK, DWP, GOW, dan IISWARA Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, menyampaikan hari ibu bukan hanya momentum penghormatan kepada peran ibu, tetapi juga saat yang tepat untuk merayakan kekuatan, kreativitas, dan kontribusi perempuan dalam melestarikan budaya daerah.

“Oleh karena itu, Lomba Fashion Show dengan tema “Lestari Wastra Samawa” kami laksanakan sebagai wadah untuk menunjukkan bahwa wastra lokal bukan hanya sekadar kain, tetapi juga identitas, sejarah, dan kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Baca juga : Momentum Pengajian Akbar PHI Ke-97, Ketua GOW Sumbawa Ingatkan Perempuan Adalah Tiang Keluarga dan Masyarakat

Ia menambahkan lomba Fashion Show ini bukan hanya ajang unjuk estetika, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen bersama dalam melestarikan Wastra Sumbawa, mempromosikan nilai budaya, serta mendorong perempuan untuk terus berkarya dan berdaya.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap warisan Budaya Samawa,” harapnya.

Senada dengan Ketua IISWARA, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Sudarti Mohamad Ansori berharap dengan diadakannya Lomba Fashion Show dengan tema “Lestari Wastra Samawa” ini, maka Wastra Sumbawa sebagai salah satu kekayaan budaya lokal akan tetap lestari dan lebih dikenal oleh generasi muda sebagai penerus kekayaan budaya.

“Dengan begitu maka Wastra Sumbawa akan semakin berkembang dan terhindar dari kondisi stagnan,” pungkasnya. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *