Ebakemas Inovasi Puskesmas Moyo Hilir Untuk Eliminasi TB 2030

Ebakemas Inovasi Puskesmas Moyo Hilir Untuk Eliminasi TB 2030

Sumbawa, SelarasNews.id – Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular dan penanganannya memerlukan sinergi lintas sektor, melibatkan tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat. TB hingga kini masih menjadi salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia, termasuk di Indonesia.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan bisa menular melalui udara, terutama ketika penderita batuk atau bersin.

Baca juga : Wujudkan Eliminasi TB 2030, Sumbawa Bentuk Desa Siaga

Ebaemas menjadi salah satu langkah Puskesmas Moyo Hilir untuk mengelimasi tuberculosis karena di wilayah ini terdapat 63 kasus aktif. Pada program ini, kader langsung mengunjungi rumah penderita yang sudah ditandai secara digital.

Kepala Puskesmas Moyo Hilir, Diah Rosanty, yang ditemui ini pada Selasa, (25/11) mengatakan selain desa siaga TB yang ditetap Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Puskesmas Moyo Hilir juga melaksanakan program Ebakemas yakni Ene Bale Kewa Kemas.

“Langkah ini menjadi terobosan mendukung target eliminasi TB Nasional pada tahun 2030. Karena dengan program ini kader langsung mengunjungi penderita secara langsung karena lokasinya sudah ditandai secara digital,” jelasnya.

Baca juga : Agar Dirasakan Masyarakat Keberadaannya, SPPG Diminta Serap Komoditas Lokal Untuk MBG

Ene Bale Kewa Kemas dalam Bahasa Sumbawa memiliki arti mengunjungi rumah dengan senyuman dan penuh empati, setiap pertugas yang datang ke rumah penderita tidak hanya membawa alat skrining tetapi juga membawa semangat untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Program ini tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan berbasis partisipasi masyarakat dan langkah ini merupakan strategi konkret dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera dan berdaya saing,” terangnya.

Program ini menyasar aspek kuratif sekaligus partisipatif karena masyarakat diajak aktif dalam setiap proses, mulai dari deteksi hingga dukungan pengobatan.

Kasus TB di Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa, hingga saat ini tercatat sebanyak 63 kasus ditemukan di berbagai desa. Sehingga diperlukan langkah strategis untuk pengendalian dan pemberantasan TB. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *