Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Kewilayahan Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 dan Launching Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Kabupaten Sumbawa, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin, (01/12).
Hadir juga Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, H. Fahri Hamzah, S.E., Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.
Baca juga : Sepanjang Tahun 2025, Sebanyak 441 kasus DBD Terjadi di Sumbawa dan Masyarakat Diminta Selalu Waspada
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa menyampaikan kegiatan ini untuk mensinkronisasikan program-program infrastruktur yang ada di Kabupaten Sumbawa.

“Hal ini penting mengingat Kabupaten Sumbawa merupakan kabupaten terluas di Nusa Tenggara Barat dan ini menunjukkan potensi yang kita miliki, meski membuat beban infrastruktur kita begitu besar,” ujarnya.
Salah satu upaya Pemda Kabupaten Sumbawa untuk menuntaskan masalah Infrastruktur, terutama infrastruktur jalan, melalui program multi years proyek Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Baca juga : Kian Bertambah Masyarakat Diminta Waspada, Sebanyak 877 Kasus TBC Terjadi Di Sumbawa
“Program ini penting mengingat masih adanya sejumlah jalan antar kecamatan yang masih jalan tanah bahkan lumpur dan banyaknya jalan Provinsi yang semakin rusak. Dengan adanya IJD diharapkan dapat menghubungkan sejumlah jalan antar kecamatan,” tambahnya.
Jarot sapaan akrab Bupati Sumbawa, mengungkapkan Kabupaten Sumbawa juga mendapatkan sejumlah Program Strategis Nasional, salah satunya Sekolah Rakyat yang bukan hanya membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membantu orang tuanya mendapatkan bantuan.

“Masalah sanitasi juga sedang diupayakan melalui launching Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (TTLL). Sehingga ini dapat menyelesaikan masalah sanitasi di daerah kita,” terang Jarot.
Selain itu, di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumbawa, perlu juga kesiapan mitigasi bencana.
“Salah satu upaya kami mencegah terjadinya bencana seperti banjir ataupun tanah longsor, adalah melalui pembentukan satgas perlindungan hutan dengan tujuan melindungi hutan dari ilegal logging serta penghijauan kembali lahan tandus,” tutupnya Jarot.
Baca juga : Hasil PKG Didominasi Diabetes dan Hipertensi, Dikes Sumbawa Minta Masyarakat Perhatikan Pola Makan
Sementara itu, Wamen PKP RI, Fahri Hamzah, menyampaikan salah satu inti dari kebijakan Presiden Prabowo saat ini adalah untuk mengakhiri ketimpangan sosial.
“Mengakhiri ketimpangan ini perlu kita lakukan secara bersama sehingga terciptanya kesejahteraan yang merata,” ujarnya.

Ini dilakukan dengan menyelesaikan masalah gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di masyarakat terutama ke anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
“Sekolah Rakyat juga merupakan salah satu upaya dilakukan pemerintah untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin, mendapatkan Pendidikan yang layak,” ungkapnya.
Baca juga : Bappeda Sumbawa Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Budidaya Udang Vaname
Lebih lanjut, Wamen Fahri Hamzah menambahkan untuk mengatasi masalah pemukiman, Pemerintah akan mengupayakan program renovasi rumah. ini untuk menciptakan rumah layak huni untuk masyarakat.
“Program-program ini, sesuai amanat Presiden Prabowo dan wajib menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), agar pengentasan kemiskinan itu basisnya data tunggal. Semua program-program ini dilakukan untuk masyarakat,” tutupnya. (SN/01)

