Pastikan MBG Merata Untuk Masyarakat, Sumbawa Kembali Dapat Tambahan 19 SPPG Wilayah 3T

Pastikan MBG Merata Untuk Masyarakat, Sumbawa Kembali Dapat Tambahan 19 SPPG Wilayah 3T

Sumbawa, SelarasNews.id – Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumbawa saat ini belum merata di semua wilayah dan baru ada 10 SPPG yang beroperasi hingga saat ini.

Kemudian data penerima manfaat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumbawa sebanyak 219.191 orang, data ini termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, anak kurang gizi dan balita.

Baca juga : 11 SPPG di Sumbawa Sudah Memenuhi Seluruh Standar Operasional

Untuk saat ini di Sumbawa beroperasi sekitar 10 SPPG dan melayani sebayak 33.291 orang. Sementara 185.900 orang termasuk dari wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), belum terlayani MBG karena kurangnya SPPG.

Sebagai upaya pemerataan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat Program MBG, Kabupaten Sumbawa kembali mendapatkan tambahan 19 SPPG untuk wilayah 3T, sehingga total 51 SPPG untuk wilayah 3T yang tersebar di 16 kecamatan dan disesuaikan dengan jarak tempuh.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi, yang ditemui media ini pada Jumat, (05/12) mengatakan untuk pemerataan layanan Program MBG Kabupaten Sumbawa sebelumnya mendapatkan 32 SPPG untuk wilayah 3T pada tahap satu.

Baca juga : Agar Dirasakan Masyarakat Keberadaannya, SPPG Diminta Serap Komoditas Lokal Untuk MBG

“Kemudian untuk tahap dua ini kami mendapatkan tambahan sebanyak 19 SPPG sehingga total 51 SPPG yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Sumbawa yang masuk dalam kategori 3T,” sambungnya.

Rusmayadi menambahkan untuk tahap satu wilayah 3T, SPPG ini direncanakan beroperasi pada Januari atau Februari tahun depan sementara untuk tahap keduanya direncakan beroperasi pada Maret atau April tahun depan karena saat ini SPPG tersebut sedang dalam tahapan pembangunan.

“Adapun 16 kecamatan itu diantaranya Kecamatan Lunyuk, Alas, Batu Lanteh, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Lape, Plampang, Labuhan Badas, Labangka, Unter Iwes, Moyo Utara, Tarano, Maronge, Orong Telu, Lenangguar dan Ropang,” jelasnya.

Kemudiaan 51 SPPG wilayah 3T ini direncanakan untuk melayani sekitar 20.000 lebih penerima manfaat yang berada di 16 kecamatan tersebut.

Baca juga : Pastikan MBG Merata, 32 SPPG Wilayah 3T di Sumbawa Mulai Dibangun Tahun Ini

“Pembangunan SPPG di daerah terpencil ini untuk memastikan penerima manfaat MBG seperti para siswa, balita, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pelayanan program MBG, dengan target sasaran sekitar 1.000 penerima manfaat untuk masing-masing lokasi daerah terpencil yang diajukan,” terangnya.

Rusmayadi menekankan sebelum beroperasi semua sppg harus memenuhi segala prosedur dan standar yang ada. “Selain itu, Kami juga sudah mengajukan dan sedang menunggu keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tambahan SPPG pengajuan mandiri yang pembangunannya dilakukan Mitra BGN seperti yayasan, perusahaan atau investor,” tutupnya. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *