Pastikan Rantai Pasok MBG Tersedia, Bappeda Sumbawa Bangun Kekuatan Petani Melalui Sekolah Lapang

Pastikan Rantai Pasok MBG Tersedia, Bappeda Sumbawa Bangun Kekuatan Petani Melalui Sekolah Lapang

Sumbawa, SelarasNews.id -Selain memfasilitasi pertemuan lintas sektor pada bidang pangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa, membangun kekuatan dari petani Sumbawa melalui sekolah lapang yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa untuk mampu memproduksi kebutuhan Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami sambungkan sekolah lapang ini seperti yang holtikultura sayur-sayuran sesuai dengan kebutuhan dapur untuk Program MBG,” ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya pada Selasa, (09/12).

Baca juga : Sumbawa Dorong Kawasan Samota, Jadi Pengembangan Kawasan Ekonomi Biru

Dedi sapaan akrab Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa mengatakan hal ini sudah dilaksanakan dan lebih kurang 10 titik yang setiap titiknya disesuaikan dengan kondisi geografis dan tanaman holtikultura yang dapat tumbuh dengan baik.

“Selain itu, kami juga membangun Lembaga Brizing antara petani dengan dapur MBG, karena petani ini juga perlu didampingi oleh lembaga keuangan dan sekarang ini kami sudah berminat dengan Koperasi BMT Syariah,” sambungnya.

Ini dilakukan karena ketika petani membutuhkan bantuan keuangan ada koperasi BMT Syariah yang membantu menopang keuangan dalam rantai pasok MBG. “Selain itu, kami juga intesn membangun komunikasi dan koordinasi dengan Koodinator SPPG di tingkat kabupaten maupun kecamatan sehingga informasi-informasi terkait kebutuhan dapur itu langsung mereka sikapi,” tambahnya.

Baca juga : Pastikan MBG Merata Untuk Masyarakat, Sumbawa Kembali Dapat Tambahan 19 SPPG Wilayah 3T

Dalam memastikan rantai pasok ini perlu memperhatikan semua unsur yang terlibat baik itu dari hulu hingga hilir. Terlebih lagi pada tahun 2026 mendatang, Kabupaten Sumbawa direncanakan membangun lebih dari 50 SPPG yang melayani lebih dari 200.000 penerima manfaat Program MBG.

“Harapan kami masyarakat, khususnya para petani, dapat terlibat maksimal dalam penyiapan bahan baku menu SPPG untuk pemenuhan makan bergizi di Sumbawa,” ujarnya.

Program MBG ini memiliki pasar yang jelas dan Petani di Kabupaten Sumbawa harus mampu memanfaatkan keberadaan program ini untuk peningkatan produksi dan ekonomi. Seperti halnya sayur dan buah karena sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah.

Dikatakannya Program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bukan hanya sebuah upaya investasi sumber daya manusia, tetapi juga strategi pembangunan ekonomi seperti sektor pertanian.

Baca juga : Dirasa Bermanfaat Bagi Siswa, Pemda Sumbawa Bantu SPPG Penuhi Standar Kesehatan

“Dalam pelaksanaannya ke depan, program ini memicu dampak yang signifikan, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan maupun dari sisi ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Program ini tidak hanya memberikan makan bergizi, tetapi juga membuka peluang bagi pembangunan terintegrasi sektor pangan seperti kedaulatan Pangan dan Ketahanan Manusia pada Sektor Pangan.

“Upaya ini kami lakukan untuk menjamin kesinambungan pasokan bahan pangan. Karena itu, petani di Kabupaten Sumbawa harus mampu memanfaatkan keberadaan Program MBG ini,” terangnya.

Agar produktivitas tidak hanya bergantung pada perluasan lahan, inovasi teknologi dan penggunaan varietas benih unggul diterapkan dalam pertanian holtikultura untuk mendukung Program MBG. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *