Pemda Sumbawa Pastikan Hasil Ternak Lokal Diserap Program MBG

Pemda Sumbawa Pastikan Hasil Ternak Lokal Diserap Program MBG

Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa memastikan hasil peternakan lokal, seperti daging sapi, daging ayam, dan telur ayam, diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta tingkat kesegaran bahan baku yang digunakan dalam program tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Saifuddin, yang ditemui media ini di ruang kerjanya pada Kamis, (15/01) mengatakan bahwa sektor peternakan di Kabupaten Sumbawa menunjukkan capaian yang cukup baik, khususnya pada komoditas daging sapi dan kerbau yang telah mencapai swasembada.

Baca juga : Perekaman Kartu Identitas Anak di Sumbawa Sudah Mencapai 57 Persen

“Untuk daging sapi dan kerbau, Kabupaten Sumbawa sudah swasembada dan bahkan menjadi penyangga ketahanan stok nasional,” kata Saifuddin.

Sementara itu, untuk komoditas daging ayam dan telur ayam, produksi yang ada masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.

Dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, kebutuhan protein hewani dipastikan akan meningkat. Namun demikian, Saifuddin menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan memengaruhi ketersediaan stok ternak di daerah.

Baca juga : Desa Rentan Pangan di Sumbawa Menurun Dari Sebelumnya 12 Desa Jadi 2 Desa

“Populasi ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Sumbawa saat ini mencapai kurang lebih 400.000 ekor. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan protein hewani untuk program MBG tetap dapat terpenuhi tanpa mengganggu stok yang ada,” ujar Saifuddin.

Ia menambahkan bahwa keberadaan SPPG menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan Program MBG. Kebutuhan logistik dari program ini terbilang besar, sehingga diperlukan kesiapan stok yang berkelanjutan.n“Kami memastikan stok tetap tersedia, dan pengiriman ternak ke luar daerah tidak akan terganggu,” tambah Saifuddin.

Baca juga : Tahun Ini Dua Desa di Sumbawa Masuk Kategori Rentan Pangan

Lebih lanjut, Saifuddin menekankan pentingnya keberlanjutan sektor peternakan dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, khususnya protein hewani, yang berperan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Penyediaan protein hewani merupakan bagian dari strategi besar menuju Indonesia Emas 2045. Penguatan konsumsi protein ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor,” pungkasnya. (SN/PKL-06)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *