Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Sumbawa melalui Dinas Pertanian, terus mendorong petani untuk memanfaatkan dan memaksimalkan lahan yang ada guna mendukung program Swasembada pangan.
Realisasi tanam padi di Kabupaten Sumbawa baru untuk tahun 2026 baru mencapai 35.051 hektare dari total 73.281 hektare lahan untuk tahun 2026.
Baca juga : Wujudkan Swasembada Pangan, Sumbawa Akan Cetak 2.500 Hektare Sawah Baru
Pada periode tanam musim hujan ini baru mencapai 48 persen,sementara sisanya akan tuntas pada periode tanam musim kemarau 1 dan 2.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati, mengatakan sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa telah tuntas menanam padi terutama lokasi yang memiliki sumber air seperti cekdam dan embung, termasuk beringin sila,dam mama,dan batu bulan.
Baca juga : 289 Calon Jamaah Haji Sumbawa Lunasi BPIH
“Periode tanam musim hujan dimulai pada bulan oktober 2025 hingga maret 2026 dan hingga saat ini tercacat sudah sebanyak 35.051 hektare atau sebesar 48 persen lahan padi yang sudah ditanami dari total target luas tanam padi sebesar 73.281 hektare,” ungkap NNi Wayan — sapaan akrab Kapala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (19/01).
Kemudian sisanya 38.230 hektrae akan tuntas saat periode tanam musim kemarau 1 dan kemarau 2, terlebih lagi saat ini di kabupaten sumbawa program optimalisasi pemanfaatan lahan (opla) berjalan dengan baik.
Baca juga : Bupati Sumbawa Luncurkan Bale Mula dan Coffee Night Dalam Rangkaian HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa
“Selama musim hujan ini penting perawatan lahan, seperti membersihkan pematang,saluran air, dan selokan agar aliran irigasi tidak tersumbat, sehingga seluruh areal sawah memiliki distribusi air yang lancar,” ujar Ni Wayan.
Selain memanfaatkan curah hujan,pihaknya juga mendorong pelaksanaan program opla. melalui program ini,petani bertindak sebagai pelaksana sekaligus pemelihara kegiatan infrastruktur pertanian sesuai dana yang mereka terima.
Baca juga : Sumbawa Masih Didominasi Sampah Rumah Tangga, Pipin : Masyarakat Perlu Memilah Sampah
“Dana Oplah dapat untuk memperbaiki sumber air irigasi seperti cekdam,embung, kantong air,hingga jaringan irigasi dengan desain dan rencana kerja telah pemerintah siapkan untuk memudahkan pelaksanaan di lapangan,” jelas Ni Wayan.
Ni Wayan Rusmawati menegaskan, percepatan tanam periode musim hujan menjadi kunci keberhasilan produksi padi sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. (SN/PKL-04)

