Sumbawa, SelarasNews.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, menghimbau kepada masyarakat untuk mengantisifasi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi saat musim hujan seperti saat ini
“Berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya penyakit DBD kerap meningkat saat memasuki musim hujan dan saat ini sudah terjadi 5 kasus DBD,” ujar Sarip — sapaan akrab Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa saat ditemui media ini di rumah kerjanya pada Rabu, (21/01).
Baca juga : Eliminasi TBC, Sumbawa Masih Kekurangan Alat Tes Cepat Molekuler
Masyarakat di minta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan supaya tidak ada lagi tempat perindukan nyamuk Aedes Aegypti yang biasanya selalu berkembang biak saat musim penghujan.
“Peningkatan kasus DBD di musim hujan ini terjadi di dari Januari hingga april dan penyebabnya adalah terjadi hujan dan air tertampung pada suatu wadah yang menjadi tempat perlindungan nyamuk,” jelas Sarip.
Sebagai langkah pencegahan Sarip menekankan adanya gerakan Jumanti atau Juru Pantau Jentik di setiap desa atau rumah. Selain menggencarkan sosialisasi gerakan 3M plus yakni menguras dan menutup tempat penampungan air serta memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.
Baca juga : Kurangi Volume Sampah Masuk ke TPA, Puluhan TPS3R Mangkrak Akan Diaktifkan Kembali
“Kami terus melakukan pemantauan dan meningkatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi DBD” bener Sarip.
Masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan mual. “Dengan peran aktif masyarakat dan langkah pencegahan yang berkelanjutan, angka kasus DBD dapat ditekan selama musim hujan ini,” tutup Sarip. (SN/PKL-004)

