Pastikan Akses Masyarakat Kembali Normal, Gubernur NTB Tinjau Perbaikan Jalan Putus Di Moyo Hilir

Pastikan Akses Masyarakat Kembali Normal, Gubernur NTB Tinjau Perbaikan Jalan Putus Di Moyo Hilir

Sumbawa, SelarasNews.id – Untuk memastikan perbaiakn jalan agar segera dapat digunakan masyarakat, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal bersama rombongan dan Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, meninjau lokasi perbaikan jalan putus di Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa, pada Rabu, (21/01) sore.

Ruas jalan Negara Moyo Ulu Aer, yang terletak di Desa Batu Bangka menuju Dusun Prajak, Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa NTB, yang tergerus hingga terputus, serta satu ruas jalan tertimbun longsor berupa material lumpur dan batu dari gunung kini mulai diperbaiki.

Baca juga : Momentum HUT ke-67 Tahun Kabupaten Sumbawa, Dewan Pendidikan Dorong Kebijakan Transisi Tenaga Honorer

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan perbaikan cepat dilakukan karena kondisi semacam ini menyulitkan akses bagi pengguna jalan dan memerlukan penanganan segera untuk memastikan keamanan dan kelayakan jalan.

“Selain pengguna roda empat bahkan pengguna roda dua sangat sulit melintasi karena jalan yang putus itu, karena itu secepatnya akan kami perbaiki dan menjadi prioritas,” ujarnya.

Keadaan bukit yang sudah gundul di sekitar area tersebut membuat material lumpur dan batu tidak memiliki penahan sehingga mengalir dan menutupi ruas jalan.

Baca juga : HUT ke 67 Tahun Kabupaten Sumbawa, Bupati Sumbawa Serahkan Lencana Karya Sakti, Truk Tangki Air Hingga Ambulance

“Selain Bukitnya sudah gundul, arus air juga cukup deras saat terjadi hujan sehingga membuat jalan tergerus hingga putus,” jelasnya.

Banyaknya timbunan lumpur dan bebatuan serta jalan tergerus bahkan hingga putus membuat jalan ini tidak bisa diakses terutama dengan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mulai melaksanakan perbaiakan jalan dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) agar dapat dilalui selama musim hujan.

“Selain sedimentasi sepanjang 300 meter, ada 160 meter badan jalan tergerus dan beberapa meter jalan putus serta tergerus puluhan meter dengan kedalaman sekitar 3 meter,” terangnya.

Baca juga : KUHP Baru Segera Berlaku, Bupati Sumbawa Tekankan Harmonisasi Perda dan Penguatan Hukum Adat

Terkadang masyarakat harus memutar arah dan melewati jalan Samota di Moyo Utara untuk bisa ke sumbawa. Sehingga Langkah-langkah penanganan seperti pembersihan material lumpur dan batu, perbaikan jalan putus maupun tergerus sudah mulai dikerjakan, sehingga akses jalan kembali normal dan aman bagi pengguna jalan. (SN/PKL-06)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *