Sumbawa, SelarasNews.id – Tahun 2026 ini kabupaten sumbawa manargetkan sebanyak 263.562 orang atau 46 persen dari jumlah penduduk untuk program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
Masyarakat yang pernah periksa tahun sebelumnya dapat memeriksakan kembali tahun ini.
Layanan Program PKG dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa di semua puskesmas yang ada.
Baca juga : Gadaikan Motor Teman Anaknya, Seorang Pria di Sumbawa Diringkus Tim Opsnal Polres Sumbawa
Program yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan ini merupakan salah satu bagian dari program unggulan presiden Prabowo dan menyasar seluruh lapisan masyarakat indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, yang ditemui media ini di ruang kerjanya pada Jumat, (24/01) mengatakan hingga saat ini di Kabupaten Sumbawa terus mengintensifkan pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat merasakan program PKG.
“Masyarkat Sumbawa dapat dilayani oleh program ini di 26 puskesmas di 24 Kecamatan yang ada,” sambungnya.
Baca juga : Pastikan Akses Masyarakat Kembali Normal, Gubernur NTB Tinjau Perbaikan Jalan Putus Di Moyo Hilir
Target program PKG tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya karena itu, sosialisasi harus dilaksanakan secara masif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Selain itu, pelayanan tidak hanya dilakukan di dalam gedung atau puskesmas melainkan juga dapat dilakukan di setiap desa sebagai bentuk pelayanan menjemput bola dan menyasar masyarakat yang aksesnya sulit,” ungkapnya.
Program PKG ini merupakan upaya pemerintah dalam memberikan layanan pemeriksaan awal atau skrining. Jika ditemukan gejala penyakit tertentu, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan darah lengkap.
Baca juga : Momentum HUT ke-67 Tahun Kabupaten Sumbawa, Dewan Pendidikan Dorong Kebijakan Transisi Tenaga Honorer
“Program ini manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Sebab jika penyakit terdeteksi sejak dini, maka penanganan bisa segera dilakukan untuk mencegah komplikasi begitu juga dengan masyarakat yang sehat bisa mempertahankan gaya hidup sehat,” jelasnya.
Dalam program ini dapat dilakukan pemeriksaan tekanan darah, pemantauan risiko kardiovaskular (terkait jantung dan pembuluh darah), pemeriksaan fungsi paru, deteksi dini kanker payudara, deteksi dini kanker leher rahim, deteksi dini kanker paru, deteksi dini kanker usus, pemeriksaan fibrosis, sirosis hati, termasuk pemeriksaan telinga hingga gigi. (SN/PKL-01)

