Sumbawa, SelarasNews.id – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 ini, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sumbawa (29/01), memastikan ketersediaan stok pangan pokok yang menjadi 12 komoditi strategis seperti beras, jagung, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, cabe rawit, cabe besar, bawang merah, bawang putih dan kedelai.
“Menjelang Ramadan hingga Lebaran beras dalam kondisi aman. Meskipun stok beras aman, kami tetap mewaspadai potensi kenaikan harga pada komoditas telur dan daging ayam karena keterbatasan stok,” ujar Kepala DKP Kabupaten Sumbawa, Ahmad Yani, melalui Sekretaris DKP Kabupaten Sumbawa, Syaihuddin, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Jumat, (30/01).
Baca juga : Stok Pangan di Sumbawa Masih Aman Hingga Lebaran
Menurutnya mengingat tingginya permintaan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan konsumsi rumah tangga di bulan Ramadan, pihaknya selalu koordinasi dengan pemerintah pusat dan distributor untuk terus memperkuat dan menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di Kabupaten Sumbawa.

“Untuk mengantisipasi lonjakan harga selama bulan puasa, kami telah merancang mekanisme Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan menyasar delapan kelurahan,” jelasnya.
Syaihuddin mengungkapkan GPM tahun ini berbeda dengan GPM sebelumnya karena untuk program GPM selama Ramadan ini akan menggandeng donatur dan organisasi wanita (GOW) untuk memberikan subsidi tambahan.
Baca juga : Meski Sumbawa Musim Hujan, Stok Pangan Masih Aman dan Harga Bahan Pokok Masih Stabil
“Rencananya, harga komoditas seperti gula, minyak goreng, dan telur akan disubsidi lebih rendah dari harga distributor agar benar-benar terjangkau oleh masyarakat luas,” tutupnya. (SN/PKL-01)

