Sumbawa, SelarasNews.id – Museum Daerah Sumbawa menerima kunjungan edukatif dari siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mata Kecataman Tarano pada Rabu, (04/02). Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk mengenal sejarah dan budaya Sumbawa melalui benda-benda bersejarah yang dipamerkan di museum.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias mengamati berbagai koleksi museum, mulai dari artefak peninggalan zaman prasejarah, kerajaan, hingga perlengkapan keagamaan maupun pertanian dan peternakan. Mereka didampingi oleh guru dan mendapatkan penjelasan langsung mengenai fungsi serta nilai sejarah dari setiap benda yang dipamerkan.
Baca juga : Sumbawa Siapkan Regulasi Untuk Antisipasi Berkembangnya Komunitas LGBTQ
Guru pendamping dari SDN Mata, Harun Kusuma, mengatakan tujuan utama kunjungan tersebut untuk memberikan pemahaman nyata kepada siswa tentang sejarah daerah. “Selama ini siswa hanya mengenal sejarah melalui buku pelajaran, sehingga kunjungan langsung ke museum menjadi sarana pembelajaran yang lebih bermakna,” sambungnya.
Selain itu, kunjungan tersebut membantu Anak-anak mengetahui dan melihat langsung benda-benda bersejarah yang ada di museum, yakni sejarahnya, bentuknya dan modelnya.

Ia juga menilai kunjungan tersebut berjalan dengan baik dan disambut antusias oleh para siswa. “Kami sebelumnya belum pernah melakukan kunjungan ke Museum Daerah Sumbawa dan ini merupakan kunjungan pertama kami,” ungkapnya.
Anak-anak sangat senang dan semangat karena penasaran. “Dari dulu sekolah kami belum pernah datang berkunjung ke museum ini,” tambahnya.
Untuk sampai ke Museum Daerah Sumbawa, rombongan SDN Mata harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih empat hingga lima jam. Meski perjalanan cukup panjang, hal tersebut tidak mengurangi semangat para siswa dalam mengikuti kegiatan edukatif tersebut.
Baca juga : Polsek Empang Amankan Terduga Pelaku Pencurian Satu Ekor Sapi di Desa Bantu Lanteh
Harun berharap, kunjungan ini dapat menambah wawasan dan pengalaman belajar siswa.
“Semoga kunjungan ini menjadi pengalaman yang bermanfaat, dari yang tidak tahu menjadi tahu, karena mereka bisa melihat langsung kondisi sebenarnya dari benda-benda bersejarah di museum ini,” harapnya.
Salah seorang siswa SDN Mata, Muhammad Atta Ramadhan, mengaku senang bisa berkunjung ke museum dan melihat berbagai koleksi bersejarah secara langsung.

Atta juga mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertamanya datang ke Museum Daerah Sumbawa. Ia menyebutkan beberapa benda yang menarik perhatiannya selama berada di museum.
“Saya melihat banyak benda, ada batu prasejarah, patung, alat pertanian, Istana Dalam Loka, dan mimbar Masjid Agung Nurul Huda,” katanya.
Kunjungan edukatif ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap sejarah dan budaya lokal sejak dini, serta memperkuat pembelajaran di luar ruang kelas. (SN/PKL-08)

