Sumbawa, SelarasNews.id – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, selain itu juga mendukung kinerja Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit serta Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.
“Program itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sarip Hidayat melalui Kepala Bidang P3PL Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Aris Dwi Atmoko.
Baca juga : Tren Kasus DBD Per Januari di Sumbawa Menurun Drastis
Ia mengatakan bahwa PKG atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) berperan sebagai pusat data kesehatan masyarakat yang sangat membantu dalam pemetaan penyakit di daerah.
“PKG ini merupakan salah satu pusat data dan sangat bermanfaat karena menjadi skrining awal bagi penduduk, baik yang sakit maupun yang tidak sakit. Dari sini kita bisa mengidentifikasi apakah seseorang berpotensi memiliki penyakit menular atau tidak menular,” ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Jumat, (06/02) lalu.

Dijelaskannya melalui pelaksanaan PKG, Bidang P3PL dapat memperoleh gambaran nyata terkait kondisi kesehatan masyarakat Sumbawa. “Data yang dihasilkan dari pemeriksaan tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan program pencegahan dan pengendalian penyakit,” jelasnya.
Aris mengungkapkan Program PKG dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Sumbawa. “Dengan cakupan pemeriksaan dapat dilakukan di semua puskesmas yang ada, kami dapat mengetahui tren penyakit yang berkembang di tengah masyarakat secara lebih akurat dan aktual,” terangnya.
Baca juga : Kunjungan Museum Sumbawa Terus Meningkat Setiap Tahunnya
Hasil pemeriksaan kesehatan gratis tersebut juga memudahkan Bidang P3PL dalam menentukan langkah tindak lanjut, baik untuk pencegahan penyakit menular maupun penanganan penyakit tidak menular, serta mendukung upaya penyehatan lingkungan.
“Dengan adanya Program PKG, kami harapkan adanya upaya peningkatan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa sehingga segala aktivitas berjalan lebih efektif dan terarah, sejalan dengan tujuan pembangunan kesehatan daerah,” tutupnya. (SN/PKL-08)

