Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Ir.H. Syarafuddin Jarot menghadiri acara Launching dan Sosialisasi pelaksanaan preservasi ruas jalan Batu Dulang- Tepal (MYC) 2025- 2026, syukuran pelaksanaan konstruksi jalan dan memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah.
Pada acara tersebut turut hadir perwakilan Forkopimda, para staf ahli, para Asisten, Kepala OPD, kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional wilayah Nusa Tenggara Barat, Camat, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat, acara bertempat di tanjakan Brang Treng Batu Lanteh, pada Selasa (10/02).
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, mengucapkan rasa syukur karena telah dilaunching sekaligus doa bersama agar proyek fase pertama Batu Dulang – Tepal sepanjang 8,1 KM dengan nilai kurang lebih sekitar 90 miliar berjalan dengan lancar dan sukses.
Baca juga : BPBD Sumbawa Terus Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Jarot–sapaan akrab Bupati Sumbawa mengungkapkan proyek itu awalnya ditolak oleh pemerintah pusat karena keterbatasan anggaran. Namun, dengan kerja keras dan perjuangan, proyek ini akhirnya disetujui dan akan dilaksanakan dengan nilai sekitar 90 miliar rupiah.ucapnya
“Proyek ini akan meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi masyarakat Sumbawa serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tambah Jarot.

Jarot mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga melindungi supaya proyek ini lancar dan berdoa semoga rintangan-rintangan itu bisa dihilangkan, sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Sementara itu dalam sambutannya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST. mengatakan pembangunan ruas jalan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Batu Lanteh agar lebih mudah membawa hasil bumi seperti kopi, vanili dan lainnya.
“Kita melaksanakan launching, sosialisasi dan syukuran terhadap pelaksanaan kegiatan proyek ini, kita bersyukur karena bagaimanapun segala sesuatu yang diberikan nikmat oleh Allah kita harus syukuri dan bertepatan juga dengan memasuki bulan puasa,” ujarnya.
Baca juga : Gelar Musancab PDI Perjuangan Sumbawa Siap Rebut Kembali Kejayaan di 2029
Dikatakannya kegiatan ini lebih diarahkan ke sosialisasi kepada masyarakat karena ada 60 Kepala Keluarga atau masyarakat yang terkena dampak dan alhamdulillah semua masyarakat sudah menyetujui untuk pelaksanaan kegiatan ini.
“Karena semua masyarakat setuju dan tidak akan melaksanakan hal-hal yang tidak mendukung, karena ini menjadi bagian tidak dipisahkan dari suksesnya ruas jalan batu dulang – tepal yang memang sangat panjang ceritanya untuk kita bisa dapatkan alokasi anggaran terutama Multi Years Contract (MYC) ” ucapnya.

Proyek pembangunan jalan Batu Dulang -Tepal memiliki panjang seluruhnya 27 KM, pelaksanaan IJD pertama kali pada tahun 2023 sepanjang 12,1 KM. “Itu kita mulai dari Dusun Punik Desa Batu Dulang sampai dengan Desa Tepal sebenarnya 12,1 KM,” terangnya.
Untuk yang tersisa sepanjang 8,1 KM akan laksanakan dengan anggaran dari proyek ini sebesar 91 Miliar Rupaih “Pelaksanaan kegiatan ini sifatnya Multy Years Contract akan berakhir bulan november tahun 2026 karena kontraknya kemarin kita mulai tanggal 22 desember 2025 jadi melewati tahun pelaksanaan,” tutupnya.
Baca juga : Jamin Keamanan Pelajar, Personel Polsek Utan Gelar “Strong Point” Pagi di Kawasan Sekolah
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah NTB, Rikson, ST., MT., berharap dukungan seluruh pihak demi kelancaran pembangunan ini. “Ruas jalan ini merupakan penunjang utama perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Batu Lanteh yang dikenal sebagai sentra kopi di Sumbawa,” sambungnya.
Rikson juga berharap agar ruas Tepal-Batu Rotok dan Lenangguar-Teladan dapat segera memasuki tahap tender dan pelaksanaan pekerjaan. “Dukungan Pemerintah Daerah untuk fokus menuntaskan persoalan lahan guna mempercepat proses pembangunan,” tutupnya. (SN/PKL-03)

