Sumbawa, SelarasNews.id – Bertempat di Aula Hotel Sernu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak untuk masa bhakti 2026-2031, pada Rabu (11/02). Acara ini menjadi momentum sangat penting bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Prosesi acara berlangsung khidmat, dimulai dengan registrasi peserta, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne PDI Perjuangan, hingga pembacaan Dedication of Life yang membakar semangat ratusan kader yang hadir.
Baca juga : Naik Desil Sebanyak 39.137 Warga Sumbawa Dinonaktifkan dari PBI JKN
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H.M.Si, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader dari 24 kecamatan dan 8 kelurahan. Ia menyoroti militansi kader yang tetap hadir meski harus menerjang kondisi geografis yang sulit dan cuaca ekstrem.

“Ada kader-kader kami yang rela turun gunung dalam kondisi alam yang tidak bersahabat demi hadir di sini. Semangat inilah yang harus kita pertahankan. Berpartai bukan untuk mencari keuntungan pribadi, tetapi menjadi mata dan telinga untuk mendengar jeritan hati rakyat,” tegas Abdul Rafiq.
Sosok yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Sumbawa ini menekankan bahwa bagi PDI Perjuangan, politik adalah instrumen kemanusiaan. “Kekuasaan tidak ada artinya tanpa kemanusiaan. Kita harus peka terhadap mereka yang tidak dipedulikan oleh kekuasaan,” tambahnya.
Menjelang tahapan Pemilu 2029 yang akan dimulai pada 2027 mendatang, Abdul Rafiq mengajak seluruh fraksi dan struktur partai untuk bergerak dalam satu rampak barisan. Ia juga mengumumkan rencana renovasi Kantor DPC PDIP Sumbawa untuk dijadikan “Rumah Besar Aspirasi Masyarakat”.
Baca juga : Jamin Keamanan Pelajar, Personel Polsek Utan Gelar “Strong Point” Pagi di Kawasan Sekolah
“Target kita jelas, tahun 2029 kita harus kembali menjadi pimpinan DPRD dan tidak menutup kemungkinan posisi Kepala Daerah dipegang oleh kader murni PDI Perjuangan,” serunya disambut tepuk tangan riuh peserta.
Abdul Rafiq juga menegaskan partai terhadap wacana pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD. Ia menyampaikan sikap resmi partai hasil rakernas PDIP beberapa waktu lalu menolaj hak tersebut. Karena mencederai hak rakyat dalam berdemokrasi.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPD PDI-P Provinsi NTB Drs. H. Ruslan Turmudzi yang hadir memberikan pengarahan sekaligus membuka acara secara resmi, menegaskan sikap teguh partai terhadap isu demokrasi nasional. Sesuai hasil Rakernas, PDI Perjuangan dengan tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
“Kami tidak ingin hak-hak demokrasi rakyat diamputasi. PDI Perjuangan tetap pada posisi bahwa kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat,” tegas Ruslan.
Baca juga : Silabus Kebudayaan Samawa, Jadi Alternatif Pengenalan Budaya Lokal Pada Siswa
Ia juga menyampaikan optimisme serupa terkait peta politik di Sumbawa. “Melihat kebersamaan hari ini, saya optimis PDI Perjuangan akan merebut kembali kursi Ketua DPRD Sumbawa. Kita pernah dizalimi pada pemilu lalu, namun kebenaran pasti akan mencari jalannya sendiri,” pungkasnya sebelum mengetuk palu pembukaan Musancab secara resmi.
Hadir dalam acara tersebut, para tokoh senior partai termasuk mantan calon wakil bupati, H Syahril SPd.MPd, Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH y, Anggota Fraksi PDI Perjuangan, pengurus sayap partai, Satgas, serta seluruh pengurus anak cabang se-Kabupaten Sumbawa. (SN/PKL-01)

