Mataram, SelarasNews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) selama dua hari, 8–9 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan pembinaan olahraga NTB menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 serta persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Rakerprov dihadiri seluruh perwakilan KONI kabupaten/kota se-NTB serta pengurus cabang olahraga tingkat provinsi. Sejumlah isu krusial dibahas secara komprehensif, mulai dari kesiapan tuan rumah, penetapan cabang olahraga, sistem kompetisi, pola pembinaan atlet, hingga dukungan pendanaan dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.
Baca juga : Pengurus Kabupaten PERTINA Sumbawa Periode 2025 – 2029 Resmi Dikukuhkan
Forum ini juga menjadi ajang konsolidasi antar daerah untuk menyamakan persepsi terkait target prestasi NTB di tingkat nasional.
Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH, M.Si, hadir langsung bersama jajaran pengurus, yakni Haji Yudi Patria, ST, MM; Muhammad Yamin, SE, M.Si; Amiruddin, S.Pd; serta Abed Kamaruddin.

Menurut Rafiq, Rakerprov menjadi momentum penting untuk memastikan pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Fokus kita sekarang adalah bagaimana pembinaan atlet lebih terukur, berjenjang, dan berorientasi prestasi. Porprov bukan sekadar event, tapi bagian dari proses menuju PON 2028,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, masing-masing daerah menyampaikan kesiapan serta strategi pembinaan yang akan diterapkan. Kabupaten Sumbawa sendiri menegaskan komitmennya untuk memperkuat program latihan dan peningkatan kualitas atlet agar mampu bersaing di Porprov mendatang.
Baca juga : Kembali Rusak, Ruas Jalan Sejorong-Tatar Dikeluhkan Warga Akibat Lambannya Penanganan
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan organisasi, KONI Sumbawa juga telah menyampaikan surat resmi dari pemerintah daerah terkait kesiapan teknis pelaksanaan Porprov, sembari tetap memprioritaskan penguatan sumber daya atlet dan pelatih.
“Rafiq menambahkan, sinergi antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, dan stakeholder menjadi kunci peningkatan prestasi olahraga NTB.
“Kita ingin olahraga NTB semakin kompetitif. Dengan perencanaan matang dari sekarang, Insya Allah target prestasi di Porprov maupun PON bisa tercapai,” tegasnya. (SN/01)
