Abdul Rafiq Turut Prihatin Atas Insiden Kekerasan Antar Oknum Pelajar di Brang Biji

Abdul Rafiq Turut Prihatin Atas Insiden Kekerasan Antar Oknum Pelajar di Brang Biji

Sumbawa, SelarasNews.id -Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M. Si., turut prihatin atas insiden kekerasan yang terjadi antar pelajar di Kelurahan Brang Biji Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa yang terjadi pada Kamis, (12/02).

“Saya menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam atas informasi yang kami terima dari para wali murid terkait insiden yang terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di jalan depan Pasar Brang Biji, Kabupaten Sumbawa,” ujar Rafiq yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa.

Baca juga : Maret Mendatang, 56 SPPG 3T di Sumbawa Ditargetkan Mulai Beroperasi

Berdasarkan cerita dari wali murid kejadian tersebut diduga melibatkan oknum pelajar SMK Negeri 2 Sumbawa yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dan melakukan tindakan kekerasan dengan memutar sabuk untuk memukul oknum pelajar SMA Negeri 1 Sumbawa (SMANIKA).

Akibat tindakan tersebut, salah satu pelajar dilaporkan hampir menjadi korban, sementara pelajar lainnya benar-benar terkena pukulan hingga terjatuh. “Informasi ini tidak hanya disampaikan oleh wali murid korban, tetapi juga diperkuat oleh keterangan sejumlah pelajar lain yang kemudian menimbulkan keresahan serius di kalangan orang tua,” kata Rafiq.

Keresahan ini semakin meningkat karena peristiwa tersebut bukan yang pertama kali terjadi, melainkan kejadian kesekian kalinya, pasca adanya kasus sebelumnya yang melibatkan oknum pelajar SMA Negeri 1 Sumbawa dengan oknum pelajar SMK Negeri 2 Sumbawa, bahkan sempat berujung pada penanganan oleh pihak kepolisian.

Baca juga : Kejar Target 30% Realisasi, Kabupaten Sumbawa Percepat Pembangunan 56 Dapur MBG

“Sebagai Ketua KONI Kabupaten Sumbawa sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, saya menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, intimidasi, dan aksi ugal-ugalan di ruang publik, apalagi melibatkan anak-anak usia sekolah, tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun. Ini bukan hanya persoalan antar pelajar, tetapi sudah menyangkut keselamatan umum dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Rafiq berharap dan meminta kepada Kepolisian Resor Sumbawa agar menindaklanjuti kejadian ini secara serius, profesional, dan humanis, guna mencegah konflik serupa terulang kembali serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para orang tua dan pelajar.

“Kami juga mendorong Kepala SMA Negeri 1 Sumbawa dan Kepala SMK Negeri 2 Sumbawa untuk segera mengambil langkah-langkah pembinaan, pengawasan, serta membuka ruang komunikasi dan koordinasi antar sekolah agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas dan berkepanjangan,” pinta Rafiq.

Baca juga : Dikbud Sumbawa Akan Terapkan Silabus Kebudayaan di Sekolah

Kepada seluruh pelajar, baik SMA maupun SMK di Kabupaten Sumbawa, saya mengimbau dengan tegas namun penuh harapan.

“Hentikan segala bentuk kekerasan, jauhi provokasi, dan fokuslah pada kegiatan-kegiatan yang positif, baik melalui olahraga, kegiatan ekstrakurikuler, prestasi akademik, maupun pengembangan karakter. Masa depan kalian terlalu berharga untuk dikorbankan oleh tindakan emosional sesaat,” terangnya.

Rafiq mengungkapkan KONI Kabupaten Sumbawa siap berperan aktif mendorong kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari solusi jangka panjang. “Begitu juga dengan PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa juga berkomitmen untuk terus bersama masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan masa depan anak-anak Sumbawa, Mari kita jaga Kabupaten Sumbawa tetap aman, damai, dan bermartabat,” tutup Rafiq. (SN/PKL-03)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *