Dikbud Sumbawa Akan Terapkan Silabus Kebudayaan di Sekolah

Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Sutan Syahril

Sumbawa, SelarasNews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa berencana menerapkan silabus kebudayaan di satuan pendidikan sebagai upaya penguatan materi budaya lokal di sekolah. Program tersebut akan diawali dengan tahap sosialisasi sebelum diterapkan secara menyeluruh.

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Sutan Syahril, mengapresiasi sejumlah sekolah yang telah lebih dahulu menyusun silabus terkait materi kebudayaan, termasuk muatan yang mencakup 10 objek pemajuan kebudayaan.

Baca juga : Dikbud Sumbawa Targetkan Tahun Tuntas Sosialisasi Silabus 10 Objek Kebudayaan di Seluruh Sekolah

“Kami dari Bidang Kebudayaan sangat mengapresiasi teman-teman di satuan pendidikan yang sudah menyusun silabus terkait materi kebudayaan dan 10 objek pemajuan kebudayaan. Target kami, sebelum diterapkan secara menyeluruh, akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu,” ujarnya saat ditemui media ini pada Jumat, (13/02).

Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan pada semester mendatang seluruh sekolah sudah dapat melaksanakan silabus kebudayaan yang telah disusun oleh tim, khususnya di tingkat sekolah dasar. Pada semester ini, Bidang Kebudayaan akan fokus pada tahap sosialisasi dan uji coba penerapan di beberapa sekolah.

“Tahun ini kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Mungkin ada beberapa sekolah yang akan kami minta menjadi pilot project,” jelasnya.

Baca juga : Bupati Sumbawa Buka Sosialisasi Pengelolaan ZIS dan Dorong Optimalisasi Pengumpulan Hingga Tingkat Desa

Terkait sekolah yang akan ditunjuk sebagai percontohan, Sutan Syahrir mengatakan pihaknya belum menentukan secara spesifik nama sekolah. Namun, rencananya setiap kecamatan akan memiliki minimal satu sekolah yang ditunjuk untuk mengimplementasikan silabus tersebut.

“Belum kami tentukan sekolahnya, tetapi paling tidak di setiap kecamatan ada satu sekolah yang akan kami tunjuk. Bisa juga nanti berbasis gugus. Saat ini ada 24 kecamatan dan 43 gugus, jadi nanti akan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan,” terangnya.

Selain itu, program ini juga akan melibatkan guru-guru perwakilan dari setiap kecamatan. Setidaknya dua guru dari masing-masing kecamatan akan dilibatkan dalam pelaksanaan awal kegiatan tersebut.

“Di tingkat kabupaten, minimal satu kecamatan itu dua orang guru yang kami ambil untuk melaksanakan kegiatan ini. Harapannya, dua guru tersebut dapat mengimplementasikan dan membagikan pemahaman kepada guru-guru lain di gugusnya masing-masing,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Dinas Kebudayaan berharap penguatan materi budaya lokal dapat diterapkan secara merata di seluruh sekolah di Kabupaten Sumbawa, sehingga peserta didik lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya sejak dini. (SN/PKL-08)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *