Maret Mendatang, 56 SPPG 3T di Sumbawa Ditargetkan Mulai Beroperasi

Maret Mendatang, 56 SPPG 3T di Sumbawa Ditargetkan Mulai Beroperasi

Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah memacu pembangunan infrastruktur pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 56 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang berlokasi di wilayah 3T (Terluar, Terdalam, Terdepan) ditargetkan mulai beroperasi pada Maret mendatang.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi, menjelaskan bahwa penambahan 56 unit dapur ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penerima manfaat di wilayah Sumbawa.

Baca juga : Kejar Target 30% Realisasi, Kabupaten Sumbawa Percepat Pembangunan 56 Dapur MBG

“Jika 56 SPPG 3T ini bisa beroperasional pada bulan Maret, maka realisasi penerima manfaat yang saat ini baru 17 persen bisa meningkat menjadi 20 hingga 30 persen,” ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Jumat, (13/02).

Saat ini, terdapat 11 SPPG yang sudah beroperasi dan melayani sekitar 33.000 penerima manfaat. Untuk mengejar target Maret, proses pembangunan 56 unit tambahan terus dikebut meski menghadapi tantangan alam dan aksesibilitas.

 

“Program ini akan menyasar 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa, termasuk wilayah 3T yang lokasinya disesuaikan untuk memastikan pemerataan distribusi gizi bagi peserta didik, ibu hamil, dan balita di daerah terpencil,” jelasnya.

Baca juga : Dikbud Sumbawa Akan Terapkan Silabus Kebudayaan di Sekolah

Meskipun target jangka pendek difokuskan pada bulan Maret. Ia menegaskan bahwa target final sesuai arahan Presiden adalah terpenuhinya seluruh 122 SPPG di Sumbawa pada tahun 2027. “Target total kita ada 122 dapur untuk meng-cover 254.841 jiwa penerima manfaat.

” Kami berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar demi perbaikan gizi generasi mendatang,” pungkasnya. (SN/PKL-05)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *