Targetkan Eliminasi TBC 2030, Pemda Sumbawa Anggarkan Pembelian Alat TCM 

Targetkan Eliminasi TBC 2030, Pemda Sumbawa Anggarkan Pembelian Alat TCM 

Sumbawa, SelarasNews.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menganggarkan pengadaan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) pada 2026 untuk mempercepat pendeteksian kasus tuberkulosis (TBC) melalui Dinas Kehatan Kabupaten Sumbawa. “Pengadaan ini merupakan bagian dari upaya menekan angka penularan dan mempercepat penanganan pasien TBC di daerah tersebut,” ujar Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi.

Ia mengatakan keberadaan alat TCM akan membantu mendeteksi kasus TBC secara lebih cepat dan akurat. “Dengan kita bisa mendeteksi kasus-kasus TB, maka penanganannya juga akan lebih cepat. Sehingga kita berusaha menjadi zona nol untuk TB ini,” ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Jumat, 13/02).

Baca juga : Disnakeswan Sumbawa Sarankan Peternak Secara Perlahan Beralih ke Intensif

Penempatan alat TCM dilakukan berdasarkan pembagian wilayah, bukan per Puskesmas. Saat ini, fasilitas TCM telah tersedia di wilayah Tengah, Barat, serta di RS Manambai. Untuk tahun 2026, pengadaan akan difokuskan di wilayah Timur, sementara wilayah Selatan direncanakan menyusul pada 2027.

“Yang kita beli tahun ini insyaallah di bagian Timur, tinggal satu lagi di bagian Selatan. Mudah-mudahan 2027 sudah ada juga,” jelasnya.

Selain pengadaan alat, pemerintah juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendeteksi dini gejala TBC. “Bagi warga yang mengalami batuk berkepanjangan diminta segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit,” sambungnya.

Baca juga : Abdul Rafiq Turut Prihatin Atas Insiden Kekerasan Antar Oknum Pelajar di Brang Biji

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesembuhan pasien, terutama dalam pengawasan minum obat. “Ada banyak kasus TBC sulit dituntaskan karena pasien menghentikan pengobatan sebelum waktunya. Dengan minum obat yang tekun sesuai aturan dokter, itu bisa sembuh dan penularannya bisa kita redam,” katanya.

Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat upaya pengendalian TBC dan menekan angka penularan di Kabupaten Sumbawa. (SN/PKL-07)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *