Sumbawa, SelarasNews.id – Penjualan kuliner Nusantara pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dinilai dapat menumbuhkan ekonomi baru bagi masyarakat dan waktu penjualan berbagai Kuliner Nusantara tersebut selama bulan Ramadan ini bergeser dari sebelumnya di pagi hingga sore hari. Kini selama Ramadan 1447 Hijriyah beralih ke sore hingga malam hari.
Putri Kirana Hermawan, Pengelolah Qiran Cake yang menjual berbagai kuliner Nusantara mengatakan dari hari pertama puasa Ramadan hingga hari ini penjualan cukup meningkat.
Baca juga : Pansel Umumkan 12 Nama Untuk Diangkat Jadi Kepala OPD Kabupaten Sumbawa
“Meski sebelumnya saya berjualan kuliner di pagi hingga sore hari, karena puasa jualan saya beralih ke sore hingga malam hari,” ujarnya.

Selain itu, saat puasa Ramadan ini penjualan meningkat dari sebelumnya sehingga membantu ekonomi keluarga.
“Setiap hari sejak hari pertama Ramadan hingga saat ini selain dipadati pedagang takjil, jalan raya di Kabupaten Sumbawa juga dipadati oleh masyarakat yamg berburu takjil dan kuliner,” bebernya.
Baca juga : Tebar Kebaikan Polres Sumbawa Bersama Bhayangkari, Bagikan Ratusan Takjil
Adapun makanan, takjil dan kuliner yang dijual beranekaragam mulai gorengan, minuman, kue basah, kue kering, kolak hingga pepes ikan dan sayuran dengan harga bervariasi mulai dari 3.000 hingga 25.000 rupiah.
“Saya dan dua karyawan cukup kewalahan melayani pembeli untuk makanan dan minuman berbuka puasa,” tambahnya.

Antusiasme warga berburu menu berbuka puasa yang populer disebut takjil semakin meningkat dan tahun ini lebih banyak dari tahun kemarin. (SN/PKL-07)

