Sumbawa, SelarasNews.id – Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki yang terapung di perairan Tanjung Menangis, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, akhirnya terungkap. Kepolisian memastikan korban merupakan seorang nelayan bernama Amiruddin yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kabupaten Lombok Timur.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan pada Selasa (10/3) sekitar pukul 14.00 Wita oleh seorang nelayan setempat, Supardi (44), warga Desa Labuan Sumbawa. Saat itu Supardi tengah memancing di sekitar lokasi kejadian ketika melihat sosok tubuh manusia mengapung di laut.
Baca juga : Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Tanjung Menangis Sumbawa
Mengetahui hal tersebut, Supardi segera melaporkan temuannya kepada pihak kepolisian. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh aparat Polsek Sumbawa yang berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumbawa dan sejumlah unsur terkait untuk melakukan penanganan di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Andy Nur Rosihan Alfajri, S.Tr.K., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan evakuasi.
“Jenazah ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang memancing di sekitar perairan Tanjung Menangis. Setelah laporan diterima, tim dari Polres Sumbawa bersama Satpolairud dan pihak terkait langsung melakukan evakuasi,” ujar Andy.
Baca juga : Polsek Moyo Hulu Bagikan 100 Paket Takjil di Jalur Sumbawa-Lunyuk
Evakuasi dilakukan oleh personel Satpolairud Polres Sumbawa sekitar pukul 15.00 Wita. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 16.20 Wita, jenazah berhasil dibawa ke daratan di Pantai Goa, Kecamatan Labuan Badas. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada petugas kepolisian dan tim medis untuk penanganan lebih lanjut.
Jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Sumbawa guna dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter jaga, dr. Bintang Deman Jaya, didampingi petugas identifikasi kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia di atas 50 tahun. Kondisi jenazah saat ditemukan telah mengalami pembusukan cukup lanjut.
Baca juga : Diduga Kerap Edarkan Sabu, Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Ringkus Seorang Pria di Lunyuk
“Berdasarkan hasil visum luar, jenazah diperkirakan telah meninggal lebih dari satu minggu. Kondisinya sudah mengalami pembengkakan dan pembusukan sehingga wajah korban tidak dapat dikenali. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Andy.
Selain itu, sebagian bagian tubuh korban mengalami kerusakan yang diduga akibat aktivitas biota laut. Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaus berwarna hitam bergambar boneka dengan tulisan “Broken Home”.
Identitas korban akhirnya berhasil diketahui pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 Wita setelah pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan anggota Polres Lombok Timur. Informasi tersebut menyebutkan adanya laporan orang hilang akibat kecelakaan laut yang terjadi pada Kamis (5/3) sekitar pukul 17.30 Wita di perairan Kaliantan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.
Baca juga : Pelayanan Prima, Polsek Labuhan Badas Kawal Prosesi Kremasi Umat Hindu
Setelah dilakukan pencocokan ciri dan dokumentasi jenazah yang dikirimkan kepada pihak keluarga, korban dipastikan bernama Amiruddin, kelahiran Sinjai, 14 Agustus 1971. Korban diketahui bekerja sebagai nelayan dan tercatat beralamat di Jalan Kepiting, RT 003/RW 002, Desa Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.
“Identitas korban diketahui setelah kami berkoordinasi dengan Polres Lombok Timur. Keluarga mengenali korban dari pakaian yang dikenakan saat ditemukan,” kata Andy.
Setelah proses identifikasi selesai, petugas kepolisian bersama pihak rumah sakit melakukan pembersihan jenazah, pengafanan, serta melengkapi administrasi penyerahan jenazah. Jenazah kemudian dititipkan sementara di kamar jenazah RSUD Sumbawa sebelum dibawa pulang oleh keluarga.
Baca juga : Hilirasi Industri Unggas Terintegrasi Resmi Ada di Pulau Sumbawa
Sekitar tengah malam, jenazah diserahkan kepada petugas kamar jenazah untuk selanjutnya diberangkatkan menuju rumah duka di Kabupaten Lombok Timur menggunakan ambulans RSUD Sumbawa.
Pihak kepolisian memastikan bahwa korban merupakan nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut yang dipicu oleh cuaca ekstrem beberapa hari sebelumnya di perairan Lombok Timur.
Baca juga : Mantapkan Harkamtibmas, Polsek Sumbawa Intensifkan Patroli Blue Light dan KRYD Pada Titik Rawan
“Dari hasil pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak terkait, korban diduga merupakan korban kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Lombok Timur,” pungkas Andy.
Jenazah korban kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga pada Rabu (11/03) pagi. Kasus tersebut dinyatakan selesai setelah identitas korban berhasil dipastikan dan jenazah diserahkan kepada keluarga. (SN/PKL-08)

