Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncaknya di Terjadi Hari Ini dan Besok

Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncaknya di Terjadi Hari Ini dan Besok

Sumbawa, SelarasNews.id – Aktivitas arus mudik melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Arus mudik di bandar udara smSultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai meningkat, Bandara dipadati oleh pemudik yang menuju Sumbawa dan puncaknya terjadi pada tanggal 18 dan 19 maret 2026.
Otoritas bandara sumbawa memprediksi puncak arus mudik melalui jalur udara akan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Idara (UPBU) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak pertengahan pekan lalu dan diperkirakan terus bertambah pada akhir pekan.

Baca juga : BAZNAS Sumbawa, Optimalisasi Zakat Untuk Pengentasan Kemisknan

“Arus mudik melalui bandara ini mulai meningkat sejak 14 dan 15 Maret 2026. Namun, lonjakan jumlah penumpang tersebut masih tergolong moderat dibandingkan dengan bandara besar lainnya di Indonesia,” ujar Tri — sapaan akrab Kepala UPBU Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa saat ditemui media ini pada Rabu, (18/03).

Arus mudik melalui Bandara Sumbawa sudah dimulai pada Sabtu dan Minggu kemarin dan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026 atau H-3 dan H-2 lebaran.

“Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun ini, kami telah mendirikan posko terpadu lebaran sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026 mendatang,” terang Tri.

Baca juga : TPID Sumbawa Pastikan Harga Bapok Aman Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Posko tersebut melibatkan unsur bandara, TNI, POLRI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memantau pergerakan penumpang dan memastikan pelayanan berjalan optimal.

“Saat ini terdapat tiga jadwal penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, yakni dua kali penerbangan rute Sumbawa menuju Lombok serta satu penerbangan menuju Bali setiap hari,” jelas Tri.

Baca juga : Pemda Sumbawa Pastikan Distribusi Energi dan Sembako Terjaga Selama Libur Nyepi dan Idul Fitri

Dalam setiap penerbangan, jumlah kursi yang terisi berkisar antara 30 hingga 40 penumpang. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang lebaran, tingkat keterisian kursi pesawat belum sepenuhnya mencapai kapasitas maksimal.

“Kondisi itu dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya harga tiket pesawat untuk rute sumbawa menuju lombok maupun bali yang saat ini berkisar antara 900 ribu rupiah hingga 1,2 juta rupiah per orang,” tutup Tri. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *