Anggota Pemadam Yang Gugur Saat Kebakaran Hebat di Desa Kalimango Adalah Sosok Yang Baik

Anggota Pemadam Yang Gugur Saat Kebakaran Hebat di Desa Kalimango Adalah Sosok Yang Baik

Sumbawa, SelarasNews.id – Muhammad Solikin, Anggota Pemadam Kebarakan Sumbawa yang gugur saat bertugas memadamkan api ketika terjadi kebakaran hebat di Desa Kalimango Kecamatan Alas merupakan sosok yang baik, ramah, disiplin serta penyayang bagi keluarga maupun rekan kerjanya.

Muhammad Solikin merupakan anak pertama dari pasangan Abdullah Alatif dan Nurhasanah, lahir pada 8 September 1989 dan gugur pada 22 Maret 2026 saat menjalankan tugas memadamkan api ketika terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan 30 rumah di Desa Kalimango Kecamatan Alas pada Minggu, (22/03) dini hari lalu.

Baca juga : Pastikan Pelayanan Berjalan Dengan Baik, Hari Pertama Masuk Kerja Bupati Sumbawa Cek Kehadiran ASN

“Di mata keluarga almarhum adalah sosok yang baik dan penyayang bagi empat saudari perempuannya,” ungkap Nurhidayati, yang merupakan salah satu adik korban.

Ia mengatakan almarhum kakaknya merupakan tulang punggung keluarga. Bahkan demi keluarga, almarhum memilih menunda menikah lantaran masih ada salah satu adiknya yang sedang kuliah.

“Di mata keluarga almarhum merupakan sosok yang sangat rajin, di sela waktu kerja, almarhum selalu menyempatkan diri mengambil pakan ternak, berkebun maupun menjaga kios,” jelasnya.

Baca juga : Kunjungi Korban Kebakaran, TP PKK dan DWP Sumbawa Salurkan Bantuan dan Berikan Trauma Healing

Dilanjutkannya meski bertugas cukup jauh dari rumah setiap lepas piket, almarhum selalu menyempatkan diri untuk kembali ke rumah.

“Salah satu kebiasaan almarhum yang terus dikenang oleh keluarga adalah ketika membeli sesuatu makanan selalu dibungkus untuk bisa dinikmati bersama anggota keluarga lainnya,” ujarnya.

Bagi keluarga, sosok almarhum Muhammad Solikin adalah sosok yang sangat baik, rajin dan penyayang.

“Begitu juga, bagi rekan kerja almarhum merupakan sosok yang rajin beribadah, disiplin tinggi, dan selalu terdepan ketika ada kegiatan maupun operasi,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, Sahabuddin melalui Kabid pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, Sahruddin Fahri.

Ia mengatakan Muhammad Solikin mulai bergabung dengan pemadam kebakaran sejak tahun 2010 dan mendapatkan pengangkatan PPPK pada tahun 2023 lalu.

“Bagi rekan kerjanya, almarhum merupakan sosok pendiam, ramah, suka senyum, selalu taat perintah, humoris, disiplin tinggi, berkinerja baik, serta rajin beribadah,” jelas Fahri.

Baca juga : Anggota Pramuka Kwarcab Sumbawa Bantu Pembersihan Lokasi Kebakaran dan Dapur Umum

Selain Pos Pemadam Kebakaran Alas dan Mako Pemadam Kebakaran Sumbawa, almarhum juga sempat tugas di Pos Utan dan di Pleton Penyelamatan. “Sifat baik, ramah, disiplin serta rajin beribadah itulah yang membuat rekan-rekan kerjanya selalu mengingat sosok almarhum,” terang Fahri.

Selain itu, Fahri juga berharap adanya peningkatan alat pelindung diri bagi anggota pemadam kebakaran saat bertugas sehingga tidak akan adanya anggota pemadam yang gugur saat bertugas. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *