Sumbawa, SelarasNews.id – Saat ini di Kabupaten Sumbawa realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) baru mencapai 16,8 persen atau sekitar 33.291 dari total 198.667 penerima manfaat. Jal ini terjadi karena keberadaan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) belum merata dan baru ada 10 SPPG yang beroperasi.
Berdasarkan data penerima manfaat untuk Program MBG di Kabupaten Sumbawa sebanyak 198.667 orang, data ini termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, anak kurang gizi dan balita.
Baca juga : Dikes Sumbawa Dorong SPPG Penuhi Standar Kesehatan
Saat ini di daerah ini yang beroperasi sekitar 10 SPPG dan melayani 33.291 orang atau sebanyak 16,8 persen. Sementara 165.376 atau 83,2 persen penerima manfaat belum terlayani MBG karena kurangnya SPPG
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi, yang ditemui media ini di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu hasil dari mengajukan sebanyak 67 SPPG untuk melayani 165.376 orang yang belum terlayani.
Baca juga : 80 Persen Kebutuhan Sayur SPPG di Sumbawa Masih Didatangkan Dari Luar Daerah
“67 SPPG yang diajukan ini terbagi dalam 3 bagian yakni 6 sppg diajukan melalui APBN, 29 SPPG untuk daerah terpencil dan 32 SPPG yang diajukan secara mandiri,” ungkapnya.
Ia mengatakan ini sudah diajukan dan sedang menunggu keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) berapa yang disetujui untuk Kabupaten Sumbawa.
Baca juga : Pastikan MBG Merata, Pemda Sumbawa Ajukan 30 SPPG Untuk 16 Kecamatan Wilayah 3T
“Pembangunan SPPG ini bisa dilakukan mitra bgn seperti yayasan, perusahaan atau investor, kemudian bgn akan menyewa selama empat tahun ke depan. Kemudian pengelola dapurnya bukan dari mitra yang membangun tapi bisa dari masyarakat setempat,” jelasnya.
Sebanyak 10 SPPG sudah beroperasi di daerah ini melayani sebanyak 33.291 penerima manfaat.
Baca juga : Program MBG Pemerintah Pusat Mampu Menggerakkan Ekonomi Dari Lapisan Bawah
“Kami targetkan sebanyak 67 SPPG yang terbentuk ini akan melayani 165.376 penerima manfaat sehingga seluruh penerima manfaat sebanyak 198.677 dapat terlayani oleh 77 SPPG,” terangnya.
Selain itu, pembangunan SPPG di daerah terpencil untuk memastikan penerima manfaat mbg seperti para siswa, balita, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan pelayanan Program MBG.
Baca juga : Dinilai Tingkatkan Konsentrasi Siswa, SD Negeri Raberas Berharap Ada Tambahan SPPG
“Di daerah terpencil ini kami targetkan sasaran sekitar 1.000 penerima manfaat untuk masing-masing lokasi SPPG daerah terpencil yang diajukan,” tambahnya.
Rusmayadi menekankan sebelum beroperasi semua SPPG harus memenuhi segala prosedur dan standar yang ada. (SN/01)

