Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan di Sekongkang Rusak dan Pengendara Diminta Waspada

Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan di Sekongkang Rusak dan Pengendara Diminta Waspada

Sumbawa Barat, SelarasNews.id – Intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mengalami kerusakan. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena akses utama yang menghubungkan antarwilayah kini menjadi sulit dilalui.

Kerusakan paling parah terjadi pada jalur lintas Sekongkang-Tongo, di mana sebagian badan dan bahu jalan mengalami longsor. Selain itu, jembatan juga sebelumnya tergerus air belum juga mendapat perhatian atau perbaikan menyeluruh dari pihak terkait.

Baca juga : Awal Musim Hujan di Sumbawa dan Sumbawa Barat Lebih Awal dan Lama

Salah seorang warga Sekongkang, mengaku kesulitan saat melintas terutama pada malam hari karena jalan licin dan berlubang.

“Kami khawatir saat melintas, apalagi kalau hujan turun deras. Lampu kendaraan kadang tidak cukup untuk melihat jalan yang rusak,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kapolsek Sekongkang, Ipda Herman, S.H., M.M.Inov., saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (11/11), membenarkan adanya kerusakan jalan akibat curah hujan tinggi. Ia menjelaskan, sebelumnya sudah dilakukan perbaikan dan pemeliharaan di beberapa titik yang rusak karena longsor dan banjir, namun kerusakan kembali terjadi akibat cuaca ekstrem.

Baca juga : Pastikan Harga Beras Sesuai HET, Bapanas RI dan Satgas Pangan NTB Pantau Harga Beras di Sumbawa

“Kerusakan bahu jalan dan jembatan memang disebabkan oleh longsor serta banjir beberapa waktu lalu. Meski sempat diperbaiki, intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari ini membuat kondisi jalan kembali memburuk,” jelas Ipda Herman.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di wilayah Kecamatan Sekongkang, terutama pada malam hari atau saat hujan deras.“Kami berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan khususnya jembatan penghubung agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” pungkasnya. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *