Sumbawa, SelarasNews.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, membuka acara Pelatihan Pandai Besi di GOR Dusun Talwa, Kecamatan Moyo Hulu, Rabu, (19/11).
Hadir juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Koperasi, UKM,Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, E.S. Adi Nusantara, S.Sos.MT, serta OPD terkait.
Baca juga : Kabar Gembira Saat Libur Nataru, Harga Tiket Pesawat Turun
Mohamad Ansori menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan pandai besi ini tidak bisa hanya dengan mengandalkan visual dan teori saja, tetapi harus banyak praktik dengan waktu yang lama.

“Kami percaya bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan aksi nyata untuk menghasilkan sebuah karya untuk merawat warisan leluhur dan tidak hanya sekadar seremonial semata,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini karya yang dihasilkan nanti akan bernilai jual tinggi atau bahkan layak di ekspor.
Baca juga : Bandara Sumbawa Gelar Forum Konsultasi Layanan Publik dan Sosialisasi Dokumen Kerjasama
“Ini tidak hanya dalam bentuk orientasi pelatihan, tetapi berbentuk praktik langsung dan mampu memberdayakan masyarakat sehingga akan tercipta ekonomi kreatif,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Adi Nusantara, mengatakan pelatihan ini berlangsung selama lima hari, dimulai tanggal 19 hingga 23 November 2025.

“Melalui pelatihan-pelatihan yang intens dilaksanakan seperti ini, Dusun Talwa Desa Leseng bisa terkenal di seluruh Indonesia sebagai dusun pande besi sesuai dengan jargon NTB, makmur mendunia,” harapnya.
Ia menambahkan dengan adanya pelatihan ini akan tercipta regenerasi sehingga profesi pande besi akan terus eksis. Regenerasi ini penting mengingat dahulu Dusun Talwa telah terkenal sebagai dusun pandai besi.
Baca juga : Tingkatkan Capaian PKG, Desa di Kecamatan Batu Lanteh Diminta Aktif Sosialisasikan
“Jika generasi sekarang sudah tidak tertarik lagi dengan profesi pandai besi, maka itu merupakan sebuah kekeliruan. Hal ini dikarenakan, di nasional dan internasional industri seperti ini justru menjadi tantangan dan menarik serta menciptakan efek ekonomi yang cukup luas,” terangnya.
Ditambahkannya pelatihan yang dilaksanakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas, kuantitas dan variasi produk yang selama ini dihasilkan. “Dengan meningkatnya kualitas, kuantitas dan variasi produk pandai besi ini, maka akan tercipta ekosistem industri yang lebih luas,” tutupnya. (SN/01)

