Akibat Angin Kencang Tiga Ruang Kelas SDN Kelungkung Rusak Parah

Akibat Angin Kencang Tiga Ruang Kelas SDN Kelungkung Rusak Parah

Sumbawa, SelarasNews.id – Angin kencang menerjang SDN Kelungkung Kecamatan Batu Lanteh Labupaten Sumbawa, akibatnya tiga ruang kelas mengalami kerusakan parah dengan atap yang terlepas terbawa angin dan seluruh plafon ambruk. Kejadian itu, terjadi  pada Jumat,  (23/01) dini hari.

Kepala SDN Kelungkung,  Jumaiyah membenarkan hal itu dan mengatakan kejadian tersebut sekitar pukul 04.00 WITA dan di sekolah belum ada siswa maupun guru yang datang sehingga tidak ada korban jiwa.

Baca juga : Dilanda Cuaca Ekstrem, 11 Kecamatan Di Sumbawa Terdampak Bencana Hidrometeorologi

“Saat kejadian seluruh siswa dan guru belum datang sekolah, namun ada beberapa guru yang tinggal di lingkungan sekolah dan menyaksikan kejadian tersebut,” ujarnya.

Untuk sementara ini semua proses belajar-mengajar siswa yang kelasnya terdampak akan dialihkan ke ruang kelas yang tidak terdampak setelah cuaca kembali normal sembari menunggu proses perbaikan dari pemerintah daerah kabupaten sumbawa.

“Selama cuaca ekstrem ini kami tetap melaksanakan pembelajaran secara daring, karena kondisi bangunan sekolah yang lainnya juga sudah sangat lapa terutama bagian dan plafon takut ambruk saat proses belajar mengajar,” ungkapnya.

Baca juga : Guru di Sumbawa Belum Terima Program MBG

Menanggapi kejadian itu, pihak sekolah dibantu Pemerintah Desa Kelungkung segera mengambil langkah cepat dengan melaporkan kerusakan kepada pemerintah daerah.

“Sebagai bentuk kewaspadaan, seluruh siswa, guru hingga wali murid dihimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. Selain itu, seluruh elemen sekolah diminta tetap menjaga semangat belajar meskipun dalam kondisi terbatas,” pintanya.

Untuk sementara, siswa diliburkan dan menggunakan Pembelajaran Daring di Rumah atau BDR agar pembelajaran tatap terlaksana.

Sementara Kepala Desa Kelungkung,  Muhammad Saleh, mengatakan selain SDN Selungkung,  Balai Pertemuan Desa juga ikut terdampak angin kencang yang mengakibatkan sejumlah atap bangunan terlepas dan terbang.

Muhammad Saleh berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian dan bantuan untuk memperbaiki ruang kelas yang rusak, agar kegiatan belajar-mengajar dapat kembali berjalan dengan normal. karena hal itu, lebih penting dan paling utama.

“Dengan adanya respons cepat dari pemerintah, proses pembelajaran tidak terganggu terlalu lama, serta infrastruktur sekolah dapat segera diperbaiki demi kenyamanan dan keselamatan siswa dan guru,” tutupnya. (SN/PKL-05)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *