Tatap Satu Tahun ke Depan, Kabid GTK Sumbawa Matangkan Strategi Penggaran Sekolah

Tatap Satu Tahun ke Depan, Kabid GTK Sumbawa Matangkan Strategi Penggaran Sekolah

Sumbawa, SelarasNews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK) mulai memperkuat barisan dalam menyongsong tahun anggaran mendatang.

Fokus utama yang menjadi perhatian serius saat ini adalah sinkronisasi dan ketepatan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) oleh para kepala sekolah di seluruh satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan (GTK) Dikbud Sumbawa, Amir Mahmud, M.E., menjelaskan bahwa saat ini sekolah-sekolah tengah melakukan langkah krusial, yakni revisi dan penginputan data belanja ke dalam sistem ARKAS.

Baca juga : Disnakeswan Sumbawa Pastikan Vaksin PMK Aman dan Tersedia

“Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen vital untuk menjamin keberlangsungan pendidikan yang berkualitas di lapangan,” ungkapnya saat ditemui media ini pada Selasa, (10/02).

Ia mengatakan dengan adanya pertemuan rutin kepala sekolah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Agenda utamanya membahas revisi RKAS yang di-input ke dalam ARKAS. Ini merupakan penyesuaian rencana pembelanjaan sekolah untuk satu tahun ke depan.

Amir Mahmud menekankan bahwa wajah pendidikan di sebuah sekolah selama satu tahun ke depan sangat ditentukan oleh seberapa cermat kepala sekolah dalam menyusun anggaran.

“Belanja sekolah harus didesain sedemikian rupa untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini masih menghambat kemajuan di masing-masing satuan pendidikan,” jelasnya.

Penyusunan RKAS itu, sangat menentukan karena mencakup persoalan-persoalan yang ada di sekolah agar dapat dituntaskan atau tidak dalam satu tahun ke depan. “Makanya ini sangat penting. Anggaran ini harus menjadi jawaban atas kendala-kendala yang ditemukan di sekolah,” tegasnya.

Baca juga : Final, Porprov 2026 dari 16-25 Juli. Diikuti 51 Cabor, 758 Nomor Pertandingan

Selain urusan manajerial anggaran, Amir juga memanfaatkan momentum pertemuan K3S tersebut sebagai wadah evaluasi teknis. Ia meminta para kepala sekolah untuk tidak hanya fokus pada angka-angka di kertas, tetapi juga mendiskusikan agenda penuntasan masalah terkait proses belajar mengajar.

“Di sini juga menjadi agenda kerja kepala sekolah untuk membahas hal-hal teknis terkait proses pembelajaran. Kita diskusikan, kita rencanakan agenda penuntasannya, termasuk mengevaluasi semua kegiatan yang sudah dilakukan di satuan pendidikan masing-masing,” tambah pria yang dikenal vokal dalam urusan pengembangan SDM pendidikan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Amir Mahmud juga menggarisbawahi pentingnya kesamaan persepsi di tengah berbagai perubahan regulasi pendidikan yang dinamis. Dengan adanya perencanaan yang matang dan pemahaman yang seragam di tingkat kepala sekolah, diharapkan setiap program belanja sekolah dapat dioperasionalkan secara sederhana namun memberikan dampak maksimal bagi siswa maupun guru.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumbawa yang lebih terukur, akuntabel, dan mampu merespons kebutuhan mendasar sekolah dengan tepat melalui dukungan anggaran yang efektif.(SN/PKL-02)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *