Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Sumbawa Naik Drastis

Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Sumbawa Naik Drastis

Sumbawa, SelarasNews.id – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Sumbawa mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan tersebut berkisar antara Rp 1.000 hingga puluhan ribu Rupiah per kilogram, terutama pada komoditas tertentu.

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai rawit, cabai keriting, bawang merah, daging ayam, gula pasir, dan minyak goreng. Kenaikan harga ini mulai dirasakan pedagang dan masyarakat sejak beberapa hari terakhir.

Baca juga : Sasar Seluruh Wilayah Kota, Delapan Lokasi Disiapkan Untuk Gerakan Pangan Murah

Harga cabai rawit naik dari Rp 70.000 menjadi Rp 90.000 per kilogram. Cabai keriting mengalami kenaikan dari Rp 40.000 menjadi Rpn50.000 per kilogram. Bawang merah naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Daging ayam juga mengalami kenaikan dari Rp 38.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Sementara itu, gula pasir naik dari Rp 18.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram dan minyak goreng naik dari Rp 19.000 menjadi Rp 20.000 per liter.

Meski demikian, ketersediaan stok pangan pokok yang termasuk dalam 12 komoditas strategis, seperti beras, jagung, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, bawang putih, dan kedelai, masih terpantau aman di Kabupaten Sumbawa.

Adapun beberapa komoditas yang harganya masih stabil di pasaran, antara lain cabai besar dan bawang putih yang bertahan di harga Rp 40.000 per kilogram, daging sapi Rp 120.000 per kilogram, serta beras Rp 14.500 per kilogram.

Baca juga : Kebangkitan Jawara Lokal Menuju Panggung Dunia, Eternal Fight Show Vol. 2 Siap Guncang GOR Mampis Rungan Sumbawa

Marni salah seorang pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga terjadi dari tingkat distributor, sehingga mereka terpaksa menyesuaikan harga jual di pasar.

“Meski harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di pasar tradisional Kabupaten Sumbawa masih berjalan normal seperti biasanya,” ujarnya.

Hal Serupa juga diungkapkan Atik, pedagang lainnya mengatakan kenaikan harga ini terjadi hampir di semua bahan pokok seperti halnya gula dan minyak goreng.

“Hampir semua sembako ini naik harganya tapi naiknya sekitar 1.000 hingga 2.000 per kilo gram atau per liternya,” tambahnya.

Para Pedagang berharap pemerintah dapat melakukan pengendalian harga di tingkat distributor agar harga di pasaran tetap stabil dan tidak semakin memberatkan masyarakat menjelang Ramadan. (SN/PKL-06)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *