Sumbawa, SelarasNews.id – Pergelaran Eternal Fight Show di Kabupaten Sumbawa belum lama ini, menjadi ajang untuk menguji kemampuan atlet tinju Sumbawa menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat 2026. Ajang ini mempertemukan atlet-atlet tinju dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat.
Eternal Fight Show Vol. 2: Sumbawa Series sukses diselenggarakan di GOR Mampis Rungan, Brang Biji, Sumbawa. “Kejuaraan yang berlangsung selama sehari ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan cabang olahraga tinju di Kabupaten Sumbawa, sekaligus sebagai ajang uji coba bagi para atlet sebelum menghadapi Porprov XII NTB 2026,” ujar Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq.
Baca juga : Masyarakat Terdampak Banjir di Kecamatan di Sumbawa Perlu Normalisasi Sungai
Menurutnya kejuaraan itu, merupakan yang pertama digelar pada tahun ini, setelah dua kali pergelaran pada tahun sebelumnya. Hal ini krusial mengingat olahraga tinju di Kabupaten Sumbawa sempat vakum dalam waktu yang cukup lama.

“Kejuaraan tinju ini merupakan pertama kali digelar tahun ini. Karena sebelumnya, tinju di Kabupaten Sumbawa cukup lama tidak pernah dipertandingkan,” jelas Rafiq.
Tinju adalah salah satu cabang olahraga unggulan yang akan dipertandingkan di Porprov NTB 2026. Ajang ini menjadi pembuktian kemajuan latihan para atlet pasca-Porkab Sumbawa 2025 dan tes pengukuran kedua. Selain aspek prestasi, ajang ini berhasil memadukan dunia olahraga dengan industri hiburan (sportainment), yang diyakini sebagai kunci masa depan bagi para atlet daerah.
Rafiq mengungkapkan bahwa tinju sangat mudah diterima oleh masyarakat Sumbawa karena berkaitan erat dengan tradisi setempat, yaitu Barempuk.
“Tinju sangat dikenal baik di kabupaten ini karena tidak terlepas dari tradisi masyarakat setempat, yakni Barempuk. Hanya saja, tinju lebih modern karena menggunakan sarung tinju dan pengaman lainnya, sementara Barempuk menggunakan batang padi,” terang Rafiq.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin bagi para atlet agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Saya menekankan kepada para atlet untuk giat berlatih, menjaga pola makan, serta memastikan asupan gizi. Hal ini penting agar mereka memiliki teknik dan stamina yang memadai saat pertandingan nanti,” pungkas Rafiq. (SN/PKL-02)

