Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori, berserta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah OPD, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Pahlawan, Sumbawa, pada Sabtu, (21/03).
Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyampaikan, Idulfitri ini merupakan saat yang tepat untuk melaksanakan refleksi bersama. “Dalam satu tahun jalannya pemerintahan Jarot-Ansori, beberapa langkah awal telah ditempuh. Dalam hal tata kelola keuangan daerah, Kabupaten Sumbawa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” sambungnya.
Baca juga : Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Sumbawa Berjalan Khusyuk dan Penuh Khidmat
Di bidang perencanaan pembangunan, berbagai dokumen strategis daerah telah berhasil disusun dan diselesaikan dalam fase awal pemerintahan Jarot-Ansori ini, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. “Hal ini penting agar arah pembangunan Kabupaten Sumbawa memiliki pijakan yang jelas, terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara di sektor ekonomi kerakyatan, juga mulai menunjukan pergerakan yang positif. Selain itu, sekolah rakyat yang diperuntukkan untuk anak anak dari keluarga kurang mampu juga telah mulai beroperasi, agar setiap anak bangsa berkesempatan untuk memiliki masa depan yang cerah.
“Di sektor Ketenagakerjaan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang lebih representative terus didorong, agar generasi muda Kabupaten Sumbawa memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.
Baca juga : Polsek Alas Amankan TKP Kebakaran di Desa Kalimango dan Evakuasi Petugas Damkar yang Gugur
Bupati Sumbawa juga melanjutkan, arah pembangunan ekonomi Sumbawa saat ini juga mulai digeser secara sadar. “Hal ini karena tidak mungkin Kabupaten Sumbawa menjadi daerah yang selamanya hanya menjual bahan mentah. Oleh karena itu, beberapa agenda hilirisasi terus didorong secara serius, mulai dari hilirisasi udang, garam, hingga industri peternakan,” terangnya.
Keseriusan ini salah satunya dibuktikan dengan penandatangan MoU pada tanggal 9 Maret 2026 di Jakarta, antara Pemerintah Provinsi NTB dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia, terkait pengembangan program Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi Nusa Tenggara Barat, yang salah satu titik pengembangannya berada di Kabupaten Sumbawa.

“Selain itu juga, pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis kelautan melalui konsep ekonomi biru berkelanjutan,” lanjutnya.
Pembangunan ekonomi ini, juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam Sumbawa. “Oleh karena itu, Pemerintah Daerah juga menggagas gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Hal ini diwujudkan dengan kegiatan safari menanam dengan target 1 juta pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.
Baca juga : Kapolres Sumbawa Bersama Ratusan Jemaah Laksanakan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Wicaksana Laghawa
Lebih lanjut, Bupati Sumbawa menyampaikan, membangun Sumbawa bukan merupakan pekerjaan satu orang, bukan pekerjaan satu kelompok, tetapi merupakan kerjasama seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa.
“Oleh karena itu, beliau mengajak untuk menjadikan semangat kebersamaan Idul Fitri ini sebagai kekuatan untuk terus melangkah kedepan, terus merawat persaudaraan, terus menjaga persatuan untuk membangun Kabupaten Sumbawa dengan hati yang bersih dan tulus, sehingga pada akhirnya menjadi Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya. (SN/01)

