Momentum HKN, Abdul Rafiq Ajak Pemuda Nyalakan Semangat dan Kesatuan di Era Digital Ini

Momentum HKN, Abdul Rafiq Ajak Pemuda Nyalakan Semangat dan Kesatuan di Era Digital Ini

Sumbawa, SelarasNews.id – Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (HKN) tanggal 20 Mei 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh pemuda-pemudi Sumbawa, khususnya generasi milenial dan generasi muda saat ini, untuk kembali menyalakan semangat kebangkitan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya mengenang sejarah lahirnya kesadaran kebangsaan, tetapi juga momentum untuk membangun optimisme, kemandirian, dan keberanian anak muda dalam menghadapi perubahan zaman,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M. Si.

Baca juga : Pastikan Hak Rakyat Terpenuhi, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Jadikan Kantor Rumah Aspirasi

Rafiq menambahkan dunia saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari persaingan ekonomi global, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), krisis pangan, perubahan iklim, hingga ancaman lunturnya nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong.

“Sebagai bangsa besar, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga kuat secara ideologi, budaya, dan karakter kebangsaan. Pemuda Sumbawa harus menjadi generasi yang produktif, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” jelas Rafiq.

Baca juga : Cegah TPPO, Imigrasi Sumbawa Besar Gelar  Sosialisasikan Prosedur Pembuatan Paspor

Rafiq mengungkapkan PDI Perjuangan meyakini bahwa ajaran Bung Karno tentang Marhaenisme tetap relevan hingga hari ini. Marhaenisme mengajarkan keberpihakan kepada rakyat kecil, semangat berdikari, gotong royong, dan keberanian melawan ketidakadilan. Generasi muda harus hadir sebagai pelopor perubahan yang berpihak kepada rakyat, petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, dan seluruh lapisan masyarakat kecil.

“Kami mengajak pemuda-pemudi Sumbawa untuk tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan zaman, tetapi menjadi pelaku utama pembangunan daerah. Anak muda harus berani terjun dalam dunia pendidikan, kewirausahaan, pertanian modern, olahraga, seni budaya, teknologi digital, hingga politik kebangsaan yang sehat dan bermartabat,” terang Rafiq.

Baca juga : Resmikan SPPG Usar Mapin, Wabup Sumbawa Tekankan MBG Punya SOP Jelas dan Diaudit BPK

Di era digital saat ini, media sosial harus dijadikan ruang edukasi, ruang kreativitas, dan ruang perjuangan gagasan untuk kemajuan daerah, bukan tempat menyebarkan kebencian, hoaks, dan perpecahan. Semangat gotong royong dan solidaritas sosial harus terus dijaga sebagai kekuatan bangsa Indonesia.

PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa juga mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme, cinta tanah air, disiplin, dan kepedulian sosial. Masa depan Sumbawa dan Indonesia ada di tangan generasi muda hari ini.

Baca juga : Dirasa Melonjak Setiap Hari Besar Keagamaan, TPID Sumbawa Upayakan Harga Bapok Stabil Jelang Idul Adha 1447 H

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 ini harus menjadi titik kebangkitan pemuda Sumbawa untuk bangkit bersama rakyat, bergerak bersama rakyat, dan berjuang demi Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagaimana cita-cita Bung Karno.

““Bangkit Pemudanya, Kuat Rakyatnya, Maju Indonesianya,” tutup Rafiq. (SN/01)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *