Sumbawa, SelarasNews.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengikuti Public Hearing dengan Sekolah Pilar Muda, di ruang rapat H. Hasan Usman Lantai satu kantor Bupati Sumbawa, pada Jumat, (22/05) lalu.
Hadir juga Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI sekaligus Ketua Komite Sekolah Pilar Muda, Wakil Ketua I dan III DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Sekolah Pilar Pemuda, serta para delegasi Pilar Pemuda.
Baca juga : Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Plampang Diamankan Polisi
Bupati Sumbawa mengapresiasi rekomendasi dari generasi muda. “Ini menunjukkan kepedulian terhadap masa depan daerah. rekomendasi yang mereka sampaikan ini, sejalan dengan program Pemerintah Daerah, khususnya Program Sumbawa Hijau Lestari,” tambahnya.

Pemkab Sumbawa telah berkomitmen untuk menyelamatkan alam yang ada di Kabupaten Sumbawa. “Ini untuk memastikan kita tidak mewariskan ke generasi yang akan datang hutan yang rusak. Sehingga ini merupakan kewajiban kita semua untuk mengembalikan hutan Sumbawa menjadi Hijau kembali,” ujarnya.
Para delegasi Sekolah Pilar Muda menyampaikan 16 poin rekomendasi hasil sidang yang berfokus pada isu lingkungan, pertanian, konservasi, kehutanan, hingga pelibatan pemuda dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa.
Baca juga : Diduga Lakukan Pelecehan, Seorang Pria di Plampang Dikeroyok Hingga Alami Luka Robek
Bupati Sumbawa menekankan, pemerintah daerah telah membentuk satgas hutan yang bertanggungjawab menyelamatkan alam, yang bekerja selama 24 jam. “Saat ini dibeberapa tempat kami telah menanam kembali pohon dan hasilnya cukup baik. Tahun depan kami akan Kembali menganggarkan untuk bibit pohon gratis untuk masyarakat yang hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarkat itu sendiri. Ini akan terus kami lakukan untuk menghijaukan Sumbawa demi masa depan anak cucu kita,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Penganggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., CPM., menyampaikan bahwa Sekolah Pilar Muda ini, menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda terhadap Tata Kelola Daerah dan Lingkungan. “Rekomendasi yang kami sampaikan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat diwujudkan bersama pemerintah daerah,” pungkasnya. (SN/01)

