Sumbawa, SelarasNews.id – Setiap tahun di Kabupaten Sumbawa, kebakan lahan kerap terjadi saat musim peralihan seperti saat ini. Karena itu, masyarakat diminta untuk mewaspadai terjadinya kebakaran Lahan dengan tidak membuka lahan terkait dengan cara dibakar.
Baca juga : Pastikan Pendidikan Layak Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Bupati Sumbawa Resmikan Sekolah Rakyat
Kapala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., yang ditemui media ini pada Senin, (06/10) menghimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan malakukan pembakaran lahan. Pasalnya, tindakan tersebut bisa menyebabkan kebakaran, terlebih lagi jika berdekatan dengan pemukiman warga.

“Saya selaku Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa meminta kepada seluruh masyarakat jangan sembarangan membakar lahan, kerena sekarang musim peralihan dan rentan dengan kejadian kebakaran” sambungnya.
Ia mengungkapkan pada pekan ini saja pihaknya telah melakukan pemadahan kebakaran lahan di sejumlah titik dan hal itu terjadi hampir setiap minggu.
Baca juga : Si Jago Merah Hanguskan Satu Unit Rumah dan Kios di Sumbawa
Sahabuddin juga meminta camat, lurah dan kepala desa agar memberikan edukasi kepada warganya untuk tidak membakar lahan pertanian dalam membuka lahan ataupun bentuk lainnya.
“Berdasarkan hasil pengamatan kami sebelumnya memasuki musim tanam diduga cukup banyak lahan sengaja dibakar untuk penanaman komoditas baru di lahan itu” terangnya.
Rata-rata lahan yang terbakar ini karena sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, selain itu ada juga akibat puntung rokok.
Baca juga : Polres Sumbawa Berikan Penghargaan Pada 53 Personel Berprestasi
“Terkait dengan adanya masyarakat yang sengaja membakar lahan, saya telah meminta kepada desa untuk bisa melakukan pendataan. Hal tersebut dilakukan sehingga ketika ada kejadian bisa langsung diketahui orang yang melakukan pembakaran lahan” tegasnya.

kejadian semacam ini rutin setiap tahun terjadi, karena itu menjadi atensi pemerintah daerah hingga pemerintah des supaya tidak ada lagi masyarakat yang membakar lahannya.
Ketika terjadi hal-hal yang diluar kendali Ia meminta masyakat untuk menghubungi pihaknya melalui kontak petugas yang ada atau kontak Damkar Sumbawa 0371 23333. Karena personel dan armada selalu siap siaga selama 24 jam.
Baca juga : Awal Musim Hujan di Sumbawa dan Sumbawa Barat Lebih Awal dan Lama
“Terhadap kondisi tersebut, sekali lagi saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Dikhawatirkan api dari lahan yang terbakar ini merembet ke pemukiman, sehingga akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan dan masyarakat lah yang akan dirugikan nanti” pungkasnya. (SN/01)

